ARANIO, wasaka.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Barito melaksanakan Audit Lingkungan Hidup Wajib Berkala Periode I di PLTA Ir. P.M. Noor yang berlokasi di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan audit lapangan dilaksanakan pada 8–12 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan hidup yang berlaku.
Pelaksanaan audit ini merupakan tindak lanjut atas persetujuan Rencana Audit Lingkungan Hidup Wajib Berkala yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Audit dilakukan secara menyeluruh terhadap area bendungan, wilayah hulu dan hilir bendungan, dengan melibatkan tim auditor independen yang terdiri dari auditor lingkungan, tenaga ahli bendungan, hidrologi, geologi, sosial, serta lingkungan.
Manager PLN Indonesia Power UBP Barito, Nyoman Sukma Aryawan, menyampaikan bahwa kegiatan audit lingkungan ini merupakan bagian penting dalam memastikan operasional pembangkit energi terbarukan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
“Sebagai pembangkit energi terbarukan, PLTA Ir. P.M. Noor memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan listrik yang andal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui Audit Lingkungan Hidup Wajib Berkala ini, kami memastikan seluruh aspek operasional, pengelolaan lingkungan, dan mitigasi risiko berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Hal ini sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.
Audit lingkungan mencakup evaluasi terhadap aspek pengelolaan lingkungan, pengkajian dan pengelolaan risiko, implementasi dokumen lingkungan, kesiapsiagaan darurat, efektivitas pengendalian risiko lingkungan, hingga komunikasi risiko kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini juga mencakup verifikasi lapangan terhadap kondisi bendungan, fasilitas pendukung, sarana pengelolaan lingkungan, serta pelaksanaan program pemantauan lingkungan yang telah dijalankan perusahaan.
Hasil audit juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk peningkatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan, termasuk penguatan aspek keamanan bendungan dan mitigasi risiko. PLN Indonesia Power UBP Barito memandang hasil audit ini sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap rekomendasi yang diberikan akan ditindaklanjuti secara bertahap guna memastikan operasional PLTA Ir. P.M. Noor semakin andal, aman, dan berkelanjutan.
Selain menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja lingkungan perusahaan, audit ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi peluang peningkatan dalam pengelolaan lingkungan dan mitigasi risiko sehingga operasional pembangkit dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara aman dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan audit ini, PLN Indonesia Power UBP Barito berharap dapat terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan, memperkuat sistem mitigasi risiko, serta memastikan operasional PLTA Ir. P.M. Noor berjalan secara andal, aman, dan ramah lingkungan. Sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengoperasian pembangkit energi bersih yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.(rilis/zai)
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.














