Home / Advertorial / PLN UIP3B KALIMANTAN

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:39 WIB

PLN UP2B Kalbar Siaga 24 Jam Jaga Keandalan Listrik Selama Nataru 2026

Sebagai bagian dari penguatan keandalan sistem kelistrikan, PLN UP2B Kalimantan Barat melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung pada instalasi ketenagalistrikan. Personel melakukan inspeksi menyeluruh guna memastikan kesiapan infrastruktur, keandalan peralatan, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan operasional. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis PLN UP2B Kalimantan Barat dalam memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, khususnya selama periode siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Foto: Istimewa)

Sebagai bagian dari penguatan keandalan sistem kelistrikan, PLN UP2B Kalimantan Barat melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung pada instalasi ketenagalistrikan. Personel melakukan inspeksi menyeluruh guna memastikan kesiapan infrastruktur, keandalan peralatan, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan operasional. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis PLN UP2B Kalimantan Barat dalam memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, khususnya selama periode siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, wasaka.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026). Melalui pelaksanaan Siaga Nataru 2026, PLN menyiagakan pengamanan sistem kelistrikan selama 24 jam penuh mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Manager PLN UP2B Kalbar, Ahmad Edy, menyampaikan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara komprehensif dan terstruktur, mulai dari kesiapan personel, sistem pengaturan beban, hingga pengamanan infrastruktur kelistrikan.

“PLN UP2B Kalbar berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa Siaga Nataru 2026. Pengaturan beban dilakukan secara real time selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan stabil bagi masyarakat,” ujar Ahmad Edy.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa PLN memprioritaskan keandalan layanan kelistrikan sebagai bagian dari tanggung jawab penyediaan infrastruktur strategis nasional. Ia menyampaikan bahwa seluruh sistem transmisi dan pengaturan beban di Kalimantan Barat berada dalam kondisi terkendali dengan mekanisme pengawasan berlapis.

Baca Juga: Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, Seluruh Gardu Induk Beroperasi Normal, Kini PLN Lanjutkan Pemulihan Distribusi Hingga ke Masyarakat

Riko menyebut bahwa PLN juga memperkuat koordinasi lintas unit serta menyiapkan personel siaga yang tersebar di berbagai titik strategis guna memastikan kesiapan operasional. Setiap potensi risiko telah dipetakan secara dini sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan cepat, tepat, dan terukur.

“Periode Natal dan Tahun Baru merupakan momentum penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal dengan pengawasan intensif selama 24 jam. Personel kami siaga penuh untuk menjamin kontinuitas layanan kelistrikan sehingga masyarakat dapat beraktivitas, beribadah, dan merayakan Hari Raya serta pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” ujar Riko.

Baca Juga: Perbaikan Tower dan Jaringan Transmisi Rampung, Sistem Kelistrikan Aceh yang Tadinya Terisolasi Kini Kembali Terhubung, PLN Masuki Tahap Pengoperasian Pembangkit

Lebih lanjut, Riko menegaskan bahwa kesiapan PLN tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan teknis, namun juga merupakan bentuk kehadiran negara melalui layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.

“Sebagai perusahaan penyedia layanan kelistrikan nasional, PLN berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami memastikan pasokan listrik tetap stabil sehingga seluruh kegiatan sosial, ekonomi, dan keagamaan selama periode Nataru dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Berdasarkan hasil proyeksi sistem, beban puncak pada Hari Natal, 25 Desember 2025, diperkirakan mencapai 596 MW, sementara beban puncak pada perayaan Tahun Baru, 1 Januari 2026, diperkirakan sebesar 579 MW. PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan Barat berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Selama periode siaga, PLN UP2B Kalbar melaksanakan pemantauan intensif melalui pusat pengatur beban, memperkuat koordinasi lintas unit, serta menyiapkan tim teknis yang siap merespons secara cepat apabila terjadi gangguan.

Langkah siaga ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kenyamanan dan kekhidmatan perayaan Natal serta pergantian Tahun Baru di Kalimantan Barat.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PLN Jadi Perusahaan Utilitas Terbaik Se-Kawasan Versi Fortune 500 Asia Tenggara

Advertorial

Silaturahmi Pangdam VI Mulawarman dan Gubernur Kalsel, Bupati Tanah Bumbu: Momentum Pererat Kebersamaan

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Dukung Percepatan Pembangunan Rumah Singgah Melalui Studi Tiru ke Gunung Kidul

Advertorial

Purna Paskibraka Kotabaru Gelar Latihan Bersama, 291 Pelajar Ikuti Seleksi Awal Menuju Nasional

Advertorial

Pemkab Tanbu Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Ciptakan SDM Unggul

Advertorial

Tanah Bumbu Raih Penghargaan Terbaik 3 Akselerasi IETPD

Advertorial

Resmikan Plant Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: “PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan _Green Hydrogen”

Advertorial

Ketua DPRD Kotabaru Berharap Kerjasama Legislatif dan PWI Berjalan dengan Baik