MARTAPURA, wasaka.id – Di Desa Biih, sekitar 40 menit dari Kota Martapura, Kabupaten Banjar, lantunan ayat suci Al-Qur’an setiap sore menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Di sebuah tempat belajar sederhana, sembilan ustazah dengan penuh kesabaran membimbing lebih dari seratus anak untuk belajar membaca dan mencintai Al-Qur’an.
Dedikasi para guru mengaji tersebut mendapat perhatian dari insan PLN. Pada Senin (2/3), Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama Srikandi PLN UPT Banjarbaru mengunjungi Desa Biih untuk menyapa sekaligus memberikan apresiasi kepada para ustazah yang selama ini mengabdikan diri di TPA Al-Qur’an setempat.
Setiap hari, anak-anak datang dengan semangat belajar yang tinggi. Dengan infak hanya Rp1.000 setiap kali mengaji, para ustazah menerima honor sekitar Rp250 rubu per bulan.
Nilai yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, namun tidak pernah mengurangi ketulusan mereka dalam mendidik generasi muda untuk mengenal dan mencintai Al-Qur’an.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tersebut, PLN melalui YBM dan Srikandi PLN menyerahkan sembilan paket parsel dan bingkisan Lebaran kepada para ustazah. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah kebahagiaan para guru mengaji dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Salah satu ustazah di Desa Biih, Rusmini, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan kepada mereka.
“Kami mengajar di sini hanya bermodal keikhlasan. Tidak pernah terpikir akan ada yang datang melihat kondisi kami. Terima kasih PLN atas perhatian dan kepedulian ini,” ungkapnya dengan terharu.
Perwakilan Srikandi PLN UPT Banjarbaru, Lilia Oktavia, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang menyentuh bagi para Srikandi PLN setelah melihat langsung dedikasi para ustazah dalam membimbing anak-anak di desa tersebut.
“Perjuangan para guru mengaji di Desa Biih benar-benar menggetarkan hati kami. Kami berharap sedikit buah tangan dari Srikandi dan YBM PLN ini dapat membawa kebahagiaan serta keberkahan bagi para ustazah dan keluarga mereka,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para ustazah yang dengan penuh keikhlasan mendidik anak-anak untuk mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Semoga perhatian kecil dari PLN melalui YBM dan Srikandi ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru mengaji untuk terus melanjutkan pengabdian mulia mereka,” ujar Riko.
Melalui kolaborasi YBM dan Srikandi PLN, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran PLN di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghadirkan listrik yang menerangi kehidupan, tetapi juga membawa kepedulian dan harapan bagi mereka yang mengabdikan diri bagi masa depan generasi.(adv/zai)













