Home / Advertorial / Nasional / News / PLN UIP3B KALIMANTAN

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:35 WIB

Terang di Hari Kesaktian Pancasila, PLN Wujudkan Listrik Berkeadilan di Desa Papagaran

Anak-anak di Papagaran kini bisa belajar dan mengakses informasi lewat perangkat digital berkat kehadiran listrik yang stabil. (Foto: Istimewa)

Anak-anak di Papagaran kini bisa belajar dan mengakses informasi lewat perangkat digital berkat kehadiran listrik yang stabil. (Foto: Istimewa)

BARABAI, wasaka.id – Dalam semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan listrik yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru, PLN berhasil menerangi Desa Papagaran, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan — sebuah desa terpencil yang selama bertahun-tahun hidup dalam gelap tanpa akses listrik.

Desa Papagaran terletak sekitar 11 kilometer dari Kota Barabai, di kaki pegunungan Meratus. Meski jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kabupaten, medan terjal dan sulit dijangkau membuat desa ini lama terisolasi dari infrastruktur dasar, termasuk listrik.

Sekitar 50 Kepala Keluarga di desa ini selama puluhan tahun hanya mengandalkan lampu minyak untuk penerangan di malam hari.

“Dulu kalau malam tiba, gelapnya bukan main. Kami hanya pakai pelita atau lampu teplok yang bahan bakarnya minyak tanah. Anak-anak susah belajar, dan kami tidak bisa beraktivitas setelah gelap,” kenang Mang Andi, warga Papagaran, sembari tersenyum menatap lampu di rumahnya yang kini menyala terang.

Baca Juga: Sinergi PLN UP2B Kalbar Dan Dinas Sosial Pontianak Terangi Hati 40 Keluarga Penerima Manfaat

Upaya menerangi Papagaran bukan perkara mudah. Petugas PLN harus menembus medan curam dan menyeberangi jalur licin untuk mengangkut tiang listrik dan kabel ke lokasi. Namun kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil: pada tahun 2022, listrik resmi menyala di seluruh rumah warga Desa Papagaran.

Kini, listrik bukan hanya sekadar penerangan, melainkan pembuka peluang ekonomi baru. Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Employee Volunteer Program (EVP), PLN turut menghadirkan bantuan nyata seperti bantuan bahan baku makanan dan bibit pohon produktif untuk mendukung kesejahteraan warga serta menjaga kelestarian alam Meratus.

“Kami bersyukur, PLN sudah seperti keluarga di sini. Tidak hanya membawa listrik, tapi juga membantu agar kebun kami lebih produktif dan ekonomi kami makin baik,” tutur Andi.

Baca Juga: PLN Hadir untuk Rakyat Lewat Bantuan Bahan Baku Makanan di Kotawaringin Barat

Dalam kunjungan ke Desa Papagaran pada Kamis, 2 Oktober 2025, Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UPT Banjarbaru Lilia Oktavia menyampaikan pesan Manager UPT Banjarbaru Bayu Putra Andrianto, bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum memperkuat makna Sila Kelima Pancasila — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Momen Hari Kesaktian Pancasila ini menegaskan kembali tugas kami untuk mewujudkan listrik yang berkeadilan sosial hingga ke pelosok seperti Papagaran. Dengan beroperasinya listrik di sini, kualitas hidup warga meningkat, ekonomi tumbuh, dan semangat gotong royong semakin kuat,” ujar Bayu.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menambahkan bahwa keberhasilan elektrifikasi di Papagaran menjadi wujud nyata nilai-nilai Pancasila yang dihidupkan melalui kerja nyata PLN di lapangan.

“Bagi kami, menerangi daerah terpencil seperti Papagaran bukan sekadar proyek kelistrikan, tapi bagian dari pengabdian untuk bangsa. Semangat Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa keadilan energi harus dirasakan semua lapisan masyarakat, dari kota hingga pelosok Meratus,” ujar Riko.

Ia juga menegaskan bahwa PLN UIP3B Kalimantan akan terus mendukung program pembangunan berkeadilan melalui kolaborasi lintas unit dan pemanfaatan energi bersih.

“Kami ingin memastikan, tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari cahaya pembangunan. Pancasila bukan hanya diucapkan, tapi diwujudkan melalui langkah konkret seperti menghadirkan listrik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Kisah Desa Papagaran menjadi pengingat di Hari Kesaktian Pancasila ini, bahwa ideologi bangsa bukan hanya diwariskan lewat upacara dan simbol, tetapi melalui tindakan nyata.

Dengan pemerataan akses listrik dan pemberdayaan masyarakat, PLN terus menyalakan semangat Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dari kota hingga pelosok kaki Gunung Meratus.(nas)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Balangan Gelar Rapat Kerja Bersama SKPD

Advertorial

Balangan Fest 2025 Ajang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi, Ketua DPRD Balangan: Peluang Bagi Pelaku UMKM

Advertorial

Sinergi Pemkab Tanbu dan Pusat untuk Pengendalian Inflasi dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah

Advertorial

Presiden Jokowi Tandai Pembangunan PLN Hub, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital di Jantung IKN

Advertorial

Jelang KTT G20, Menko Luhut Resmikan PLTS Terapung Milik PLN di Nusa Dua Bali
Safari Jumat Bupati Kotabaru bersama jajaran di Mesjid As Sobirin Desa Pantai Kecamatan Pulau Laut Tengah, Desa Pantai Baru. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Hari ke-11 Puasa, Bupati Kotabaru dan Safari Jum’at ke Desa Pantai Baru

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Sambut Positif Peluncuran Koperasi Merah Putih oleh Presiden

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif titipkan Pesan ke Kafilah Pada MTQ: Jaga Niat Insya Allah Sukses