JAKARTA, wasaka.id – Timnas Futsal Indonesia menghadapi dua kabar kurang menguntungkan jelang final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta hari ini, Sabtu 7 Januari 2026 malam.
Situasi ini muncul setelah skuad Garuda memastikan lolos ke partai puncak usai menyingkirkan Jepang 5–3 pada semifinal, Kamis 5 Februari 2026.
Pelatih Hector Souto kini dihadapkan pada tantangan pemulihan kondisi pemain di tengah waktu persiapan yang terbatas.
Tiga Pemain Mengalami Cedera
Masalah pertama yang dihadapi tim adalah kondisi kebugaran pemain. Setidaknya ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Mochammad Iqbal, Yogi Saputra, dan Rio Pangestu.
Bahkan, Yogi Saputra dan Rio Pangestu tidak mampu melanjutkan pertandingan saat laga semifinal berlangsung. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius tim pelatih mengingat pentingnya kedalaman skuad di partai final.
Souto menilai cedera yang dialami para pemain merupakan hal wajar dalam turnamen dengan intensitas tinggi seperti Piala Asia Futsal. Menurutnya, banyak pemain harus bermain dengan durasi panjang. “Ini memang terjadi di banyak tim. Itu normal di kompetisi semacam ini. Kami juga mengalami kram karena kami main 50 menit,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Baca Juga : Timnas Indonesia Ukir Sejarah Lolos Final usai Jinakkan Jepang di Piala Asia Futsal 2026
Waktu Istirahat Lebih Singkat dari Iran
Selain persoalan cedera, Indonesia juga dihadapkan pada waktu pemulihan yang lebih sempit dibanding calon lawannya, Iran. Souto menjelaskan bahwa jadwal pertandingan membuat Iran memiliki waktu istirahat lebih panjang.
“Memang kalau dibanding Iran, kami waktu istirahatnya lebih singkat karena mereka main jam 3 tadi,” kata Souto.
Situasi ini membuat tim pelatih harus memaksimalkan proses pemulihan dalam waktu yang terbatas. Ia menegaskan staf tim akan bekerja optimal untuk mengembalikan kondisi fisik pemain.
“Kemudian kami akan coba recovery sebaik mungkin dalam 48 jam ke depan,” ujarnya.
Meski dihadapkan pada dua tantangan tersebut, Souto tetap optimistis timnya mampu bersaing di final, terlebih dengan dukungan penuh suporter tuan rumah di Indonesia Arena.(mey/sumber)














