PARINGIN, wasaka.id – Anggota DPRD Kabupaten Balangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Syahbudin, memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Batumandi, Kamis (12/2/2026).
Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas respons serta kehadiran pemangku kebijakan teknis dalam forum tersebut.
Dalam Musrenbang itu, masyarakat desa menyampaikan berbagai usulan strategis yang dinilai vital untuk mendukung perputaran ekonomi dan kesejahteraan warga. Aspirasi didominasi kebutuhan infrastruktur fisik, seperti perbaikan jalan dan jembatan, pembangunan irigasi pertanian, hingga normalisasi aliran sungai.
Namun, Syahbudin menilai forum menjadi kurang optimal karena minimnya kehadiran pejabat yang memiliki kewenangan teknis. Padahal, menurutnya, kehadiran mereka sangat krusial untuk memberikan klarifikasi langsung serta penjelasan komprehensif mengenai peluang realisasi usulan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai agenda formalitas tahunan atau sekadar kegiatan seremonial. Forum tersebut merupakan momentum strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.
“Ke depan kami berharap, khususnya di Dapil 3, kehadiran pihak terkait bisa lebih ditingkatkan agar mampu menjawab pertanyaan masyarakat desa terkait program prioritas yang mereka sampaikan,” tegasnya.
Baca Juga : Wakil Rakyat Balangan Tekankan Musrenbang Harus Sesuai Kebutuhan Nyata Masyarakat
Syahbudin pun meminta Pemerintah Daerah memperkuat komitmen dengan memastikan pejabat teknis terkait hadir dalam setiap pelaksanaan Musrenbang. Langkah ini dinilai penting agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan administratif, melainkan mendapatkan kepastian tindak lanjut serta penjelasan yang transparan dan akuntabel.(adv/jaw)














