Home / Advertorial / Berita Terkini / News / Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 11 Desember 2024 - 09:44 WIB

Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Jelang Nataru di Kabupaten Tanah Bumbu Terpantau Stabil

BATULICIN, wasaka.id – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satgas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melaksanakan monitoring bahan pangan pokok. Monitoring dilakukan dalam rangka memantau ketersediaan dan fluktuasi harga pangan pokok.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (C) Tanbu, H. Hamaludin Tahir mengatakan hari ini Satgas Pangan Tanbu melakukan pengawasan Ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Adapun sasaran pengawasan di beberapa objek seperti distributor dan pergudangan di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat, Ritel Modern, dan Pasar Rakyat,” ucap H. Hamaludin didampingi Kabid Perdagangan dan Kemetrologian H. Heriansyah, Selasa (10/12) di Batulicin.

Kegiatan monitoring yang di pimpin langsung Kepala DKUMP2 Tanbu, H. Hamaludin Tahir, juga melibatkan Reskrim Polres Tanah Bumbu, Loka POM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Diskominfosp, Bulog Batulicin, dan Bagian PSDA2P Setda Tanah Bumbu.

Hamaludin mengatakan hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat distributor dan pergudangan. Yakni di PT Bintang Sinar Jaya untuk stok beras tersedia 18.345 kg dan minyak 82.444 liter.

“Ini tercukupi untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru,” kata H. Hamaludin.

Baca Juga : Pemkab Tanbu Gelar Pasar Murah: Kendalikan Inflasi Jelang Nataru

Sedangkan di Bulog, sambung Hamaludin, untuk kondisi pasokan beras SPHP dan beras komersial lain mencukupi untuk kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, hasil monitoring harga pangan pokok di tingkat ritel modern seperti di Grand Surya (GS), yakni pada pengawasan di Grand Surya tidak ditemukan produk rusak dan kadaluarsa. Karena manajemen penyimpanan menggunakan sistem FIFO (First In First Out). Untuk pemeriksaan terhadap produk kadaluarsa sudah dilakukan pengecekan dan pemisahan seminggu sekali secara mandiri.

Berikutnya, hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat pasar harian simpang empat berdasarkan data yang dihimpun dari pedagang yakni, harga Kedelai Rp 16 ribu/kg, Beras Sulawesi Rp 14.625/kg, Beras Gerobak Pandan Rp 16 ribu/kg, dan Beras Mayang Sedang Rp 17 ribu/kg.

Harga Telur Ayam Ras Rp28.000/kg, harga normal tidak ada kenaikan dan penurunan. Bawang Merah Rp40-42 ribu/kg masih tidak ada kenaikan dibanding minggu sebelumnya.

Gula Rp18.000/kg, Cabe Merah Besar Rp60.000/kg naik dibanding harga sebelumnya Rp50 ribu/kg. Cabe Merah Keriting Rp 40 ribu/kg. Minyak Kita Rp17.500/liter (sudah terdapat kemasan baru dengan HET terbaru), Minyak Goreng Kemasan berbagai merek dari Rp 18 ribu/liter hingga Rp 20 ribu /liter.

“Dari Hasil monitoring, ketersediaan pangan pasokan dan stok cukup tersedia dan harga cendrung stabil namun ada beberapa yang berfluktuasi masih dalam kenaikan harga yang aman,” ungkapnya.

H. Hamaludin mengimbau kepada masyakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan kepada para distributor untuk tidak menahan distribusi barang kebutuhan pokok.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Tanbu Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Ciptakan SDM Unggul

Advertorial

Tanah Bumbu Peringati HUT ke-80 PGRI dan HGN Tahun 2025

Advertorial

Sosialisasi Pra Pensiun Dorong PNS Tetap Tenang, Produktif dan Siap Hadapi Transisi

Advertorial

Wujudkan data akurat,Diskominfo Kotabaru gelar sosialisasi dan validasi data E-Walidata dalam SIPD

Advertorial

PLN Bersama Kodim 1011 Gelar Aksi Sosial untuk Veteran di Kuala Kapuas

Banjarmasin

Gubernur Didampingi Wakil Gubernur Kalsel Kukuhkan Pengurus Dekranasda Kalsel Masa Bakti 2025–2030

Advertorial

PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan ke SMP Negeri 2 Jorong

Advertorial

Ketua TP PKK Tanbu Kukuhkan Ketua TP PKK Kecamatan Kusan Hulu, Tekankan Inovasi dan Gotong Royong