Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:41 WIB

Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e, Prosesi Adat Berlangsung Meriah

Acara puncak Mappanre Ri Tasi’e yang digelar oleh Lembaga Adat Ogi tersebut berlangsung meriah. (Foto : Istimewa)

Acara puncak Mappanre Ri Tasi’e yang digelar oleh Lembaga Adat Ogi tersebut berlangsung meriah. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Prosesi adat Mappanre Ri Tasi’e Tahun 2025 digelar Sabtu (10/5) di Pantai Pagatan, Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.

Acara puncak Mappanre Ri Tasi’e yang digelar oleh Lembaga Adat Ogi tersebut berlangsung meriah.

Iring-iringan kapal hias milik nelayan setempat menuju ketengah laut. Untuk melaksanakan ritual adat, serta berdoa kepada sang pencipta. Sebagai wujud syukur atas hasil laut yang melimpah.

Pada acara adat tersebut, Bupati Andi Rudi Latif hadir diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais.

Bupati dalam sambutannya dibacakan Asisten Ekobang Eryanto Rais mengatakan melestarikan budaya bukan hanya tentang menjaga apa yang tampak secara fisik, tapi juga menjaga makna, nilai, dan semangat di baliknya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh adat, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya prosesi adat ini. Semoga acara hari ini berjalan lancar, khidmat, dan membawa berkah untuk kita semua,” sebutnya.

Baca Juga : Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e dan Expo Tanah Bumbu 2025 Resmi Dibuka, Bupati Tanbu: Cermin Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir

Ketua Lembaga Adat Ade Ogi Tanah Bumbu, Fawahisah Mahabatan mengatakan, prosesi adat massorong olo adalah bagian penting dari upacara mappanretasi atau pesta laut sebagai ungkapan syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang melimpah selama setahun, momen ini selalu dilaksanakan oleh para leluhur masyarakat nelayan pesisir pagatan, sehingga menjadi tradisi turun temurun.

Massorong olo merupakan bagian dari tradisi pesta pantai yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pagelaran tersebut. Ritual ini dianggap sebagai prosesi yang memberikan semangat dan daya tarik pengunjung untuk menyaksikannya secara langsung.

Ia berharap, melalui momentum ini kedepan pesta laut mappanretasi di Pantai Pagatan ini bisa kembali masuk kalender pariwisata nasional yakni kharisma event nusantara.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tegas Jaga Kondusifitas Bulan Ramadhan Pemkab Tanbu Tertibkan THM di Kecamatan Simpang Empat

Advertorial

Bupati Barito Kuala Paparkan Strategi Penguatan Koperasi Merah Putih

Advertorial

Safari Ramadan 1447 H di Satui, Pemkab Tanah Bumbu Serahkan Bantuan Hibah Masjid dan Bantuan Sosial

Advertorial

Visitasi Komisi Informasi Kalsel ke Tanah Bumbu

Advertorial

Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

Advertorial

Tanah Bumbu Gelar Baksos Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis dalam Rangka HUT ke-80 TNI

Advertorial

Camat Mentewe Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Dirangkai Layanan Kesehatan dan Perekaman E-KTP

Advertorial

Kunjungi Indonesia, Pemerintah Tanzania Ajak PLN Bangun Sistem Kelistrikan Afrika Timur