BANJARMASIN, wasaka.id – Stadion 17 Mei Banjarmasin yang menjadi nyawa bagi PS Barito Putera dan rumahnya para suporter setia, sangat diharapkan bisa menjadi markas tim berjuluk Laskar Antasari untuk mengarungi Liga 2 musim ini.
Harapan itu pun dikemukakan pelatih anyar Barito Putera Coach Stefano “Teco” Cugurra yang baru saja menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Barito Putera, dengan meninjau langsung kondisi Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (2/6).
Didampingi perwakilan manajemen klub, Coach Teco memeriksa kondisi rumput lapangan dan berbagai fasilitas penunjang stadion. Dari hasil tinjauan tersebut, ia menilai perlu dilakukan beberapa pembenahan agar stadion layak menggelar pertandingan resmi.
“Kita survei stadion yang rencananya akan dipakai untuk Liga 2. Memang masih perlu perbaikan di beberapa bagian, tapi kita masih punya waktu dua bulan. Saya yakin manajemen bisa mengejar itu,” ujarnya optimistis.
Coach Teco juga menekankan pentingnya Stadion 17 Mei sebagai homebase utama. Menurutnya, stadion ini memiliki nilai historis dan emosional bagi tim serta suporter.
“Ini stadion lama, tapi bisa menghadirkan aura baru. Banyak pemain yang tinggal di Banjarmasin, jadi tidak perlu perjalanan jauh untuk latihan. Kalau kita pakai stadion di luar kota, bisa habis waktu satu jam atau lebih. Itu melelahkan,” katanya.
Baca Juga : Percayakan dengan Kebangkitan Barito Putera Begini Alasan Manajemen Tunjuk Coach Teco
Tak hanya efisiensi waktu, keberadaan stadion ini di pusat kota juga diyakini akan memperkuat dukungan dari para suporter Barito Putera.
“Suporter dekat dengan stadion, jadi dukungannya pasti lebih maksimal. Saya yakin stadion akan penuh,” tambahnya.
Menanggapi kunjungan pelatih anyar Barito Putera itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalimantan Selatan, Fitri Hernandi, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan.
Ia menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.
“Alhamdulillah, Coach Teco sudah berkunjung dan melihat langsung kondisi Stadion 17 Mei. Dalam dua bulan ke depan, kami akan fokus melakukan perbaikan,” jelas Fitri.
Ia menambahkan, fokus utama pembenahan akan diarahkan pada kualitas rumput lapangan dan lintasan atletik di sekitar lapangan utama.
“Kita prioritaskan perbaikan rumput dan lintasan lari agar sesuai standar Liga 2. Jogging track juga akan dibersihkan supaya tidak membahayakan pemain. Target kami, akhir Juni atau awal Juli, progres sudah terlihat sebelum tim verifikasi dari PT LIB datang,” pungkasnya.(ran)













