BANJARMASIN, wasaka.id – Dua kader partai Golkar Kabupaten Tanah Laut (Tala) masih diberi kepecayaan sebagai wakil rakyat setelah kisruh pergantian antar waktu (PAW) di internal partai berakhir harmonis.
Polemik PAW dua kader partai berlambang pohon Beringin tersebut diselesaikan dalam rapat internal partai. Sebelumnya, Agus Prasetya mencabut surat pengunduran dirinya.
Pada pertemuan di Banjarmasin, Sabtu (13/8), giliran Musdalifah yang siap menjalankan kewajibannya sebagai perpanjangan partai di DPRD Kabupaten Tala.
Ketua DPD Partai Golkar Tala, Rahimullah menegaskan, seluruh berkas pengajuan PAW baik Agus Prasetya dan Musdalifah tidak akan dilanjutkan dan sudah ditaik kembali.
“Untuk H Agus dan Musdalifah tidak ada PAW. Keduanya bisa menjalankan tugas kembali dengan baik. Rekomendasi yang sempat beredar juga sudah kami cabut di KPU Tala dan DPRD Tala,” tegas Rahimullah.
Baca Juga : PAW Haji Agus Prasetya Batal, Diusulkan Jadi Ketua DPD Golkar Tanah Laut
Bahkan, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini menambahkan, sebagaimana hasil rapat internal sebelumnya, Agus Prasetya disipakan untuk dicalonkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tala.
“Kami tetap meminta haji Agus sebagai anggota DPRD Tala, sekaligus menyiapkan beliau menjadi ketua Partai Golkar Tala. Agus adalah kader militan yang diyakini mampu membesarkan partai dan menambah kursi pada pileg mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Musdalifah yang menjabat Wakil Ketua DPRD Tala menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi bersama Golkar.
“Saya siap melanjutkan tugas dan akan terus berjuang bersama Partai Golkar,” tegas Musdalifah.
H Agus Prasetya sendiri mengaku keputusan partai untuk tetap menugaskannya merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga.
“Saya memang mengajukan pengunduran diri, tapi kenyataannya partai masih menginginkan saya bekerja. Jadi saya tetap melanjutkan amanah sebagai anggota DPRD Tala sekaligus pengurus partai,” pungkasnya.(ran)














