Home / Advertorial / Bisnis / Nasional / PLN UIP3B KALIMANTAN

Senin, 15 September 2025 - 15:23 WIB

Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

NUSAKAMBANGAN, wasaka.id – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru.

Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), warga binaan mampu menghasilkan produk konstruksi bernilai ekonomi. FABA yang sebelumnya dipandang sebagai limbah tanpa nilai kini berubah menjadi sumber penghidupan baru.

Melalui workshop FABA yang memanfaatkan lahan tidur di Pulau Nusakambangan, warga binaan dibekali keterampilan mengolah limbah menjadi produk seperti batako, paving block, roaster, hingga buis beton.

Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dengan PT PLN (Persero) tersebut menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pascapembinaan.

Salah seorang warga binaan Lapas Terbuka Nusakambangan, Kevin Ruben Rafael, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya workshop pengelolaan FABA dari PLN.

“Ini sangat membantu kami sebagai warga binaan, karena menambah ilmu pengetahuan. Nanti, ketika kami keluar, ilmu ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kami di masyarakat,” ujar Kevin.

Baca Juga : Srikandi PLN Gelar Inspiring Srikandi “Strategi Literasi Keuangan Bagi Perempuan” Peringati Hari Literasi Internasional

Hal senada diungkapkan warga binaan Lapas Nirbaya Nusakambangan, Listianto, yang merasakan langsung manfaat program ini.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa mengikuti program ini. Saya ingin mandiri, saya ingin kembali ke masyarakat dengan menjadi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam program pelatihan yang berfokus pada pemberdayaan warga binaan.

“Program ini merupakan model pelatihan kerja yang sedang kami galakkan untuk mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya saat meninjau Workshop Pengelolaan FABA di Lapas Nusakambangan, Selasa (9/9).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemanfaatan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi dapat menciptakan peluang ekonomi sirkuler sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.

“Kami bangga, warga binaan Lapas Nusakambangan berhasil memanfaatkan limbah menjadi komoditas produktif. Kegiatan ini juga menciptakan lapangan kerja, memberi dampak positif bagi masyarakat, serta menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif,” ujar Darmawan.

Saat ini, workshop FABA di Nusakambangan dilengkapi dua unit mesin yang mampu memproduksi hingga 2 juta paving block dan 1 juta batako setiap tahun. Jika kapasitas ini berjalan optimal dan produk mulai dipasarkan, workshop berpotensi menghasilkan omzet hingga Rp5,4 miliar per tahun.

Darmawan menyampaikan bahwa sebanyak 30 warga binaan telah aktif dan terampil memproduksi olahan FABA. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pendampingan dan bimbingan yang berkelanjutan.

“Kami sangat terkesan dengan kemampuan warga binaan yang luar biasa, kedisiplinan, dan etos kerja mereka, sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas premium dan memiliki potensi pangsa pasar di industri,” tutur Darmawan.

Baca Juga : Inspiring Srikandi PLN UIP3B Kalimantan, Menguatkan Peran Perempuan Berkarya dengan Percaya Diri

Keberhasilan program ini menunjukkan peran lapas sebagai ruang pembinaan yang produktif dan berdaya guna.

“Ke depan, Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah lapas dapat berkembang menjadi episentrum kegiatan ekonomi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat,” pungkas Darmawan.

Ditemui pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan program pemanfaatan FABA di Lapas Nusakambangan adalah wujud nyata transformasi PLN dalam menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Sejalan dengan komitmen tersebut, PLN UIP3B Kalimantan melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan melakukan program pemanfaatan limbah FABA untuk pelatihan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan.

“Program pemanfaatan FABA di Lapas Nusakambangan menunjukkan bahwa transformasi PLN membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan itu, PLN UIP3B Kalimantan melalui UPT Balikpapan juga telah mengimplementasikan program pemanfaatan FABA untuk pelatihan keterampilan warga binaan di Lapas Kelas IIA Balikpapan. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal berharga bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Riko.(nas)

Share :

Baca Juga

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo ketika memimpin langsung suasana apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 untuk memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi prima.

Advertorial

Dirut PLN Pimpin Langsung Pengamanan Pasokan Listrik dari Posko Nasional Siaga Pemilu 2024

Advertorial

Tanah Bumbu Dorong Pelaku Usaha Pahami OSS-RBA dan Tertib LKPM
Atas : Wapres KH. Ma'ruf Amin ketika memberikan sambutan pada acara Anugerah Penghargaan Adipura Tahun 2023 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, 5 Maret 2024. (Foto : Istimewa) Bawah: Bupati Kotabaru H.Sayed Jafar, SH ketika memimpin kegiatan bersih-bersih taman beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa)

Advertorial

Dibawah Kepemimpinan Bupati Sayed Jafar, Kotabaru kembali Meraih Penghargaan Adipura

Advertorial

SMP Negeri 2 Karang Bintang Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025

Advertorial

KPU Kotabaru Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Hasil Pilkada 2024

Advertorial

Pemkab Tanah Bumbu Laksanakan Review Tahunan 8 Aksi Kovergensi Stunting

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Sampaikan Duka Mendalam Berpulangnya Ustadz H Abdurrahman

Advertorial

Banggar DPRD Balangan Beri Catatan Terhadap Raperda APBD 2025