Home / Advertorial / DPRD Balangan

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WIB

Banggar DPRD Balangan Dorong Reformasi Perencanaan dan Penguatan PAD untuk APBD 2026

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan, terkait reformasi perencanaan serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi aspek penting dalam penyusunan APBD 2026. (Foto: Istimewa)

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan, terkait reformasi perencanaan serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi aspek penting dalam penyusunan APBD 2026. (Foto: Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Jurubicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan, Ahmad Baihaki, menegaskan bahwa reformasi perencanaan serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi aspek penting dalam penyusunan APBD 2026.

Kedua poin tersebut dianggapnya sangat menentukan dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah di tengah tuntutan efisiensi anggaran, Selasa (2/12).

Baihaki menjelaskan bahwa kualitas perencanaan memiliki pengaruh langsung terhadap efektivitas penggunaan anggaran.

Ia menyoroti bahwa perencanaan harus dirumuskan dengan data yang akurat, realistis, serta mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat melalui partisipasi publik yang lebih luas.

“Perencanaan yang baik harus berdasarkan data yang tepat. Dengan demikian, anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Baihaki.

Baca Juga : DPRD Balangan Tekankan Efisiensi Terukur dalam Penyusunan APBD 2026

Ia menambahkan bahwa reformasi perencanaan tidak semata sebagai langkah teknis, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan.

Melalui perencanaan yang tepat, pemerintah daerah dapat mencegah tumpang tindih program, menekan pemborosan anggaran, dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan.

Terkait optimalisasi PAD, Baihaki menekankan perlunya strategi yang lebih agresif dan inovatif. Ia menyebut daerah harus memperluas sumber pendapatan, memperbaiki sistem pemungutan, serta meningkatkan pengawasan agar potensi kebocoran dapat ditekan.

Menurut Baihaki, peningkatan PAD menjadi dasar penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat. Dengan PAD yang kuat, Kabupaten Balangan akan memiliki ruang fiskal lebih besar untuk menentukan program strategis yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap sinergi antara reformasi perencanaan dan penguatan PAD dapat menghasilkan APBD 2026 yang lebih berkualitas, mampu menjawab berbagai tantangan daerah, serta memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Balangan.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tanah Bumbu Alokasikan Rp 5 Miliar Lanjutkan Gedung Mall Pelayanan Publik

Advertorial

Tanah Bumbu Gelar Tanam Padi Serentak dan Panen Raya Padi di Desa Sumber Baru

Advertorial

Semangat Hari Kartini, Srikandi PLN Kawal Keandalan Listrik di GI Trisakti

Advertorial

Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, DPPPAPPKB Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi

Advertorial

PLN Hadir untuk Sahabat Disabilitas, Tingkatkan Semangat Kemandirian Wirausaha Rakyat

Advertorial

Penyaluran BLT Tahap 1 di Desa Hidayah Makmur

Advertorial

Abah Zairullah Azhar Pamit: Mengabdi Tiada Henti Mengayomi Sepenuh Hati

Advertorial

Bupati dan Bunda Paud Kotabaru Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 di Siring Laut