Home / Berita Terkini / Nasional / News

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Kebakaran Hong Kong: 22 WNI Belum Ditemukan, Total Korban Tewas Jadi 156 Orang

Penamakan kebakaran Wang Fuk Court sebuah kompleks apartemen di Distrik Tai Po, New Territories, Hong Kong. (Foto: Istimewa)

Penamakan kebakaran Wang Fuk Court sebuah kompleks apartemen di Distrik Tai Po, New Territories, Hong Kong. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan bahwa hingga Selasa (2/12) malam, Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih belum ditemukan menyusul kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, sebanyak 22 orang.

“Estimasi jumlah WNI yang tinggal di kompleks apartemen adalah 140 orang, korban meninggal sembilan orang, korban dirawat di rumah sakit satu orang, terkonfirmasi selamat 108 orang, dan belum ditemukan 22 orang,” demikian pernyataan tertulis Kemlu RI yang dibagikan kepada awak media.

Melansir media lokal, HKFP, jumlah korban tewas meningkat menjadi 156 pada Selasa. Departemen Urusan Dalam Negeri Hong Kong (HAD) mengumumkan pula bahwa para penghuni dari satu-satunya blok apartemen yang luput dari kobaran api diizinkan kembali untuk mengambil barang-barang pribadi pada hari Rabu dan Kamis.

Mereka akan diizinkan memasuki rumah mereka kapan saja antara pukul 09.00 hingga 21.00 pada kedua hari tersebut. Mereka harus membawa dokumen identitas dan melakukan pendaftaran. Setiap rumah tangga dapat mengirim hingga dua orang pada satu waktu dan mereka diperbolehkan berada di unit selama maksimal 1,5 jam.

“Mereka harus segera meninggalkan lokasi setelah mengambil barang-barang mereka karena penyelidikan polisi dan proses penanganan lanjutan masih berlangsung,” kata pejabat distrik (Eastern) HAD Henry Lai.

Baca Juga : Wamen Dalam Negeri dan Wagub Kalsel Tinjau Program Makan Bergizi Gratis

Hingga Selasa pukul 16.00 waktu setempat, menurut pejabat kepolisian, total 127 jenazah korban kebakaran yang terjadi pada Rabu (26/11) sore telah berhasil diidentifikasi. Ia juga mengatakan bahwa 29 jenazah lainnya yang ditemukan di lokasi kebakaran masih belum teridentifikasi dan sekitar 30 orang masih belum ditemukan.

Kebakaran mematikan tersebut melahap tujuh dari delapan gedung di kompleks apartemen yang menampung lebih dari 1.980 rumah tangga itu.

Sejauh ini, polisi telah menangkap 15 orang—14 laki-laki dan satu perempuan, berusia antara 40 hingga 77 tahun—atas dugaan pembunuhan tidak berencana terkait kebakaran mematikan ini. Di antara para tersangka terdapat individu yang memiliki keterkaitan dengan kontraktor utama proyek, sebuah perusahaan konsultan konstruksi, serta subkontraktor yang bertanggung jawab atas pemasangan perancah dan pengerjaan dinding luar bangunan.(ran/sumber)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Mesjid Kapal Pesiar Syaidina Ja’far dan Panggung Apung Menjulang di Kotabaru Diresmikan

Advertorial

Tanah Bumbu Raih Penghargaan Adipura 2023 dan Proklim Trophy Utama 2024

Advertorial

Mempererat Kebersamaan antar Pegawai dan Masyarakat Melalui Senam Pagi dan Jumat Berkah

Banjarmasin

Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-132 Syekh Mufti H Muhammad Amin, Ajak Teladani Ajaran Ulama

Banjarmasin

Wagub Kalsel Paparkan Tiga Raperda Strategis dalam Rapat Paripurna
Bupati Kotabaru, Sayed Jafar nampak menggunakan sarung tangan. Selain memimpin langsung kegoatan gotong royong, bupati juga ikut membersihkan area Salino's Jungle Land Agrowisata. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Bupati Kotabaru Pimpin Gotong Royong Bersihkan Salino’s Jungle Land Agrowisata

Advertorial

Jelang Nataru, PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Kelistrikan Andal

Advertorial

Pemkab Tanah Bumbu Targetkan Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya pada 2025