BATULICIN, wasaka.id – Komitmen Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Fath Batulicin dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga menumbuhkan jiwa wirausaha dan berkarakter kuat, mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Mewakili Bupati Andi Rudi Latif, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Putu Wisnu Wardana, hadir langsung membuka dan menyaksikan kemeriahan Market Day & Festival Karya Siswa, Kamis (11/12).
Setelah memotong pita pembukaan, Wisnu beserta rombongan aktif mendatangi setiap stand bertema negara dunia.
Aksi Pemkab Tanbu memberikan dukungan nyata terlihat ketika Wisnu bertransaksi dan membeli langsung produk yang dijual oleh para siswa, menunjukkan pengakuan atas praktik pembelajaran yang dilakukan.
Dalam sambutan utamanya, Putu Wisnu Wardana secara eksplisit memuji dedikasi YPI Al Fath karena berhasil menghadirkan proses pembelajaran nyata.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh jajaran Yayasan Pendidikan Islam Al Fath yang telah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang holistik,” ujar Wisnu, mewakili suara Pemkab Tanbu.
Baca Juga : RPKD 2025–2029 Disusun, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif : Fokus Tekan Angka Kemiskinan
Wisnu menegaskan bahwa kegiatan Market Day merupakan jawaban atas kebutuhan zaman.
Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai “wadah pembelajaran nyata” yang mengintegrasikan ilmu, sikap, nilai karakter, dan pengalaman lapangan secara utuh.
“Pendidikan yang tidak hanya membentuk anak-anak menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan keberanian berkarya—inilah yang dibutuhkan Tanah Bumbu,” tambahnya.
Pemkab Tanbu menilai kegiatan ini sangat relevan untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era disrupsi.
Wisnu menggarisbawahi pentingnya soft skills yang diperoleh siswa melalui proses ini.
“Kita hidup di era yang berubah dengan sangat cepat. Karena itu, kegiatan seperti Market Day menjadi sangat relevan untuk menyiapkan siswa. Mereka belajar merancang ide, mengelola produk, hingga berinteraksi dengan pelanggan. Semua ini adalah modal besar yang bernilai tinggi,” jelasnya.
Pemkab berharap, kegiatan ini dapat terus diperluas dan dikembangkan menjadi budaya belajar berkelanjutan. Wisnu menutup sambutannya dengan optimisme bahwa dari event ini akan tumbuh calon-calon pengusaha muda, kreator hebat, dan pemimpin yang membawa nama daerah ini lebih maju dan bermartabat di masa depan.(adv/zai)














