Home / Advertorial / DPRD Kotabaru

Senin, 27 April 2026 - 09:51 WIB

Komisi I DPRD Kotabaru Gelar RDP Bahas Soal Ini

Komisi I DPRD Kotabaru Gelar RDP bersama Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSP-BUN Rajawali EHP) di bawah naungan Gerakan Aliansi Buruh Kalimantan (GEBRAK). (Foto: Istimewa)

Komisi I DPRD Kotabaru Gelar RDP bersama Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSP-BUN Rajawali EHP) di bawah naungan Gerakan Aliansi Buruh Kalimantan (GEBRAK). (Foto: Istimewa)

KOTABARU, wasaka.id – Anggota DPRD Kotabaru mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) awal pekan lalu, terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di sektor perkebunan.

Rapat digelar para wakil rakyat ini, bersama Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSP-BUN Rajawali EHP) di bawah naungan Gerakan Aliansi Buruh Kalimantan (GEBRAK).

Menjadi sorotan anggota DPRD, dugaan pelanggaran ketenagakerjaan soal pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh perusahaan perkebunan terkait.

Rapat dipimpin Ketua Komisi I Sandri Alfandi, juga ihadiri Wakil Ketua Komisi I dan anggota. Selain itu juga hadie perwakilan perusahaan PT Eagle High Plantation Tbk, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotabaru, serta Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah IV Batulicin.

Dalam forum tersebut, pihak serikat membeberkan kronologi yang dialami empat pekerja panen asal PUK Berlian Estate PT Jaya Mandiri Sukses dan PUK Intan Estate PT Surya Bumi Tunggal Perkasa.

“Pekerja dikirim ke Papua tanpa surat tugas resmi dan tanpa perlindungan kerja yang jelas. Ini sudah melanggar prinsip dasar ketenagakerjaan,” ungkap perwakilan FSP-BUN.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Awaludin Apresiasi Pemda Kotabaru atas Penerimaan Penghargaan TOP BUMD Award 2026

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kotabaru, Sandri Alfandi langsung merumuskan beberapa poin kesepakatan.

Bahkan ia menegaskan akan menindaklanjuti kesepakatan dalam bentuk rekomendasi resmi yang ditujukan kepada pihak-pihak terkait.

“Apabila seluruh poin ini telah disepakati bersama, maka akan kami lanjutkan ke pimpinan DPRD untuk dibahas dan diterbitkan rekomendasi. Kami juga meminta agar setiap perkembangan dilaporkan secara berkala agar persoalan ini dapat segera diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyatakan akan melakukan pendalaman serta koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan guna memastikan aspek hukum dalam kasus ini.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Batola Tekankan Sistem Keuangan Terintegrasi, Keuangan Desa Lebih Transparan

Advertorial

Pemkab Balangan Sampaikan 12 Raperda dalam Propemperda 2026, Ini Daftarnya

Advertorial

Dirut PLN Pastikan Listrik di Semua Lokasi Penyelenggaraan KTT ASEAN Labuan Bajo Siap 100 Persen

Advertorial

BPBD Tanbu Gelar Uji Publik Laporan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen KRB

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Apresiasi Dedikasi Dandim Lama, Sambut Hangat Dandim Baru

Advertorial

Ramah Tamah dan Pisah Sambut Danlanal Kotabaru, Andi Rudi Latif: Kerjasama Sudah Kita Bangun

Advertorial

Siap Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Tanbu Terpilih Andi Rudi Latif-Bahsanuddin Jalani Tes Kesehatan di Kemendagri

Advertorial

Lantik Pengurus Karang Taruna Tanah Bumbu Tahun 2024-2029, Sekda Ambo Sakka Lepas Kontingen Ikuti KKBWKT ke-XXXV Se-Kalimantan Selatan