Home / Advertorial / Pemkab Balangan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kepala BPIP RI Balangan Tekankan Moral Bangsa

Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di halaman Kantor Bupati Balangan. (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di halaman Kantor Bupati Balangan. (Foto: Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (1/6).

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga mampu menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Upacara diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Balangan serta para pelajar dari berbagai sekolah di Bumi Sanggam.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan, Fakhriyanto, yang sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam sambutannya, Kepala BPIP menyebut Pancasila telah membuktikan fungsinya sebagai pemersatu keberagaman bangsa sekaligus menjadi “jangkar moral” dalam menghadapi berbagai gejolak global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang terus berubah.

“Contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” sebutnya.

Baca Juga : Pemkab Balangan Gelar Bimtek Peningkatan Legalitas, Kapasitas, dan Produktivitas UMKM

Yudian juga menegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memikul tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Ia turut menyinggung kontribusi nyata Indonesia di tingkat global, mulai dari pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Semua itu, menurutnya, merupakan pengejawantahan dari sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Generasi muda pun mendapat perhatian khusus. Yudian mengajak seluruh elemen bangsa, terutama kaum muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang benar-benar hidup (living ideology) dalam keseharian, bukan sekadar pajangan dinding atau hafalan semata.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.

Ia juga secara khusus menitipkan Pancasila kepada para kepala daerah agar setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Perlawanan terhadap intoleransi dan radikalisme pun ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga harmonisasi kebangsaan.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ke-81 ini, seluruh masyarakat diajak untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan serta kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.(adv/wan)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Gunakan Hak Pilih Di TPS 01 Desa Juuh, Jangan Golput

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Berikan Gagasan Penting di Forum FGD

Advertorial

Bupati Kotabaru Hadiri Rapat Mediasi Bersama DPRD dan Masyarakat Pulau Laut Timur

Advertorial

Ketua DPRD Linda Wati Dukung Penuh Semangat Atlet Porprov dan NPC Balangan: “Tunjukkan Balangan Berprestasi, Balangan BAHARAT!”

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Ajak Masyarakat Membangun Daerah dengan Pondasi Spiritual dan Moralitas

Advertorial

Ingin Penurunan Angka Stunting Dimasukkan Dalam Pembahasan Musrenbang

Advertorial

2.590 Rumah Terdampak Banjir Bandang dan Luapan Sungai di Balangan

Advertorial

Bupati Bahrul Ilmi dan Wakil Herman Susilo Ajak Warga Batola Bangun Sektor Pertanian dan Cegah Stunting