BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan penanaman mangrove dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, di kawasan Embung Batulicin, Kecamatan Batulicin, Minggu (26/7).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Sekretaris Daerah, Yulian Herawati. Dalam arahannya, Sekda menegaskan pentingnya upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove sebagai langkah nyata menjaga kawasan pesisir Kabupaten Tanah Bumbu.
Ia juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk terus mengembangkan program pelestarian mangrove secara berkelanjutan sebagai bagian dari inovasi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, penanaman mangrove menjadi momentum penting untuk memperkuat benteng kawasan pesisir. Dengan wilayah pesisir yang luas, keberadaan hutan mangrove memiliki peran strategis dalam melindungi garis pantai dari abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir.
Selain itu, mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis satwa dan diharapkan mampu memberikan manfaat bagi keberlangsungan lingkungan hingga generasi mendatang.
Sekda menjelaskan, penanaman mangrove di Embung Batulicin merupakan salah satu titik pelaksanaan kegiatan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga telah menyiapkan sejumlah lokasi lain sebagai bagian dari program rehabilitasi kawasan mangrove di daerah.
Baca Juga : Tanah Bumbu Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wujudkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak
Pemilihan Embung Batulicin sebagai lokasi penanaman didasarkan pada kondisi lingkungan di kawasan tersebut. Seiring berkurangnya habitat alami akibat alih fungsi lahan, termasuk menjadi perkebunan, kawasan ini dinilai perlu dikembangkan sebagai habitat baru bagi berbagai satwa sekaligus memperkuat ekosistem setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Risdianadi, mengatakan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove terus meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” ujarnya.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir di Kabupaten Tanah Bumbu.(adv/zai)














