BANJARMASIN, wasaka.id – DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat jajaran organisasi dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman, kapasitas, serta keteladanan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui keterlibatan ulama dalam jajaran Dewan Pakar Partai Golkar Kalsel.
Kehadiran ulama di jajaran Dewan Pakar dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan pandangan dan nasihat bagi perjalanan organisasi. Masukan dari para ulama diharapkan dapat menjadi pijakan moral bagi kader Golkar dalam menjalankan tugas politik sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
Hal itu terlihat dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Kalsel yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Rabu (19/8).
Rapat pleno tersebut dihadiri jajaran pengurus Partai Golkar Kalsel serta sejumlah alim ulama dan guru agama yang tergabung sebagai Dewan Pakar DPP Partai Golkar Kalsel.
Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan keterlibatan para alim ulama dan guru agama dalam perjalanan Partai Golkar merupakan tradisi baik yang ingin terus dipertahankan. Kebiasaan tersebut telah dilakukan sejak Partai Golkar dipimpin oleh orangtuanya H. Abdussamad Sulaiman HB.
“Kita ingin terus menjalankan kebiasaan baik dari partai Golkar yang telah diwariskan para pendahulu,” ujar Hasnuryadi.
Baca Juga : Golkar Kalsel Tegak Lurus dengan Amanat Ketum Bahlil Lahadalia: Konsolidasi Berjalan Hingga Tingkat Desa
Salah satu kebiasaan yang dimaksud, lanjutnya, adalah melibatkan para alim ulama dan guru-guru agama sebagai penasihat sekaligus tempat meminta bimbingan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat Banua.
Hasnuryadi menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama dan guru yang telah meluangkan waktu untuk hadir, bahkan datang dari jauh untuk bersilaturahmi bersama keluarga besar Partai Golkar Kalsel.
“Ini yang paling kita harapkan adalah nasihat-nasihat, bimbingan dan doa-doanya,” ucapnya.
Ia menilai nasihat dan doa dari para ulama menjadi bagian penting bagi Partai Golkar dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai murid dan bagian dari keluarga besar para guru tersebut, Hasnuryadi juga turut mendoakan agar para ulama dan guru senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang dan keberkahan.
“Serta diberikan kekuatan, kemudahan untuk selalu membimbing umat Rasulullah, masyarakat Kesatuan Republik Indonesia dan keluarga besar Partai Golkar,” katanya.
Hasnuryadi berharap kebersamaan antara pengurus Partai Golkar dengan para ulama dapat terus terjaga. Ia juga mendoakan agar seluruh keluarga besar Partai Golkar diberikan keselamatan serta kemudahan dalam mengabdi kepada Banua dan Indonesia.
“Mudah-mudahan semuanya selamat dunia akhirat serta dapat terus mengabdi kepada Banua dan Republik Indonesia,” harapnya.
Baca Juga : Sambut HUT RI ke-81, Golkar Se Kalimantan Selatan Salurkan Bantuan untuk 81 Masjid
Sementara itu, Guru Haji Ahmad Daudi atau yang akrab disapa Guru Daudi mengaku bersyukur dan bahagia dapat hadir bersama Hasnuryadi Sulaiman serta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kalsel.
Ia berharap kebersamaan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk menjalankan tugas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kita harapkan sesuai dengan harapan dari ketua tadi kita bisa selalu bersatu menjalankan tugas ini serta mendapatkan kemudahan dan kelancaran, kebahagiaan untuk masyarakat,” ujarnya.
Guru Daudi juga berharap ke depan Partai Golkar dapat semakin sukses di Kalimantan Selatan dan terus mampu menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Rapat pleno tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara jajaran Partai Golkar Kalsel dengan para ulama, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan partai di Banua.
Kegiatan turut dihadiri, Ketua Harian Partai Golkar Kalsel H Supian HK, Sekertaris Partai Golkar Kalsel H.M Bambang Heri Purnama, Bendahara Hj Dewi Damayanti Said, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Gusti Perdana Kesuma, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan, H Puar Junaidi.
Selain itu juga hadir Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Golkar Kalsel, Ahmadi Noor Supit, Ketua Dewan Pertimbangan, Syamsul Ridzal serta tokoh-tokoh partai Golkar Kalsel.(ran)













