BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian menggelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro Tahun 2026 di Aula Sunrise Guest House, Senin (7/9).
Bupati Andi Rudi Latif melalui Plt. Kepala Diskumdagri Eryanto Rais disampaikan Plh. Kepala Bidang Koperasi dan UM, Rahman Arief saat membuka pelatihan tersebut mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan modal masih menjadi salah satu kendala pelaku UMKM dalam meningkatkan produksi, menambah persediaan, membeli peralatan, dan memperluas pemasaran.
“Pemerintah daerah ingin memastikan persoalan modal tidak lagi menjadi penghambat utama bagi UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang,” ujarnya.
Baca Juga : Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove Peringati HUT ke-81 TNI
Salah satu dukungan nyata pemerintah daerah diwujudkan melalui program Kredit BerAksi Bunga Subsidi 0 Persen untuk Usaha Mikro (BerSERI).
Program BerSERI yang bekerja sama dengan Bank Kalsel ini bertujuan untuk mempermudah akses pembiayaan sekaligus mengurangi beban bunga bagi pelaku usaha mikro agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.
Program Kredit BerSERI merupakan wujud kepedulian Pemkab Tanah Bumbu untuk mendorong pelaku usaha mikro naik kelas, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pelatihan diikuti 30 pelaku usaha mikro se-Kabupaten Tanah Bumbu dengan menghadirkan narasumber dari Bank Kalsel Cabang Batulicin, Muhammad Harfin Idiar, dan Balai Diklat Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetya Wibawa.
Dalam pemaparannya, Muhammad Harfin Idiar dari Bank Kalsel Cabang Batulicin menjelaskan bahwa program Kredit BerSERI diperuntukkan bagi WNI yang memiliki usaha produktif dan layak dibiayai, telah menjalankan usaha minimal 12 bulan, serta tidak sedang menjadi debitur bermasalah minimal enam bulan terakhir.
Baca Juga : GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Ibu Cegah Anak dari Bahaya Narkoba
Sementara itu, Rohadi Nursetya Wibawa dari Balai Diklat Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan materi mengenai strategi mengakses permodalan UMKM serta pentingnya menggunakan dana pinjaman secara tepat untuk kebutuhan operasional dan pengembangan usaha.
Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami akses pembiayaan, mampu mengelola modal secara produktif, serta mengembangkan usaha secara sehat dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap semakin banyak UMKM yang mampu mengakses permodalan, meningkatkan omzet, membuka lapangan kerja, dan turut memperkuat perekonomian daerah.(adv/zai)













