MARABAHAN, wasaka.id – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila, pengurus wilayah Kalimantan Selatan menggelar kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Sabtu (31/10).
Dipimpin Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, jajaran pengurus menggelar bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sembako kepada warga Komplek Persada Raya IV RT 9, Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemuda Pancasila terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kebakaran lahan di wilayah tersebut.
Tak hanya menyerahkan bantuan, Hasnuryadi bersama jajaran pengurus juga memanfaatkan kesempatan itu untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan warga.
Pria yang akrab disapa Bang Hasnur itu mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila yang bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.
Menurutnya, peringatan hari jadi organisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Kami menyambut Hari Ulang Tahun Pemuda Pancasila yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Hari ini kami berkesempatan bersilaturahmi langsung dengan warga di sini,” ujarnya.
Baca Juga : Hadiri Haul ke-80 Habib Basirih, Hasnuryadi Ajak Menjaga Kebersamaan dan Kecintaan yang Diwariskan Ulama
Hasnur menegaskan, kehadiran Pemuda Pancasila di tengah masyarakat merupakan amanah yang harus terus dijalankan oleh seluruh kader organisasi.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan arahan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, H. Japto Soerjosoemarno, agar seluruh kader senantiasa hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini merupakan tugas dan amanah dari Ketua Umum kita, Pak Haji Japto, yang menyampaikan bahwa Pemuda Pancasila harus selalu bersama masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan itu menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukanlah akhir dari kepedulian Pemuda Pancasila terhadap warga terdampak karhutla.
Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara organisasi, masyarakat, dan pemerintah dalam menghadapi persoalan kebakaran lahan.
“Kami hadir bersama pengurus provinsi ingin mendengar langsung dari masyarakat. Harapannya, setelah ini ada sinergi dengan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kami,” ungkapnya.
Hasnur juga menilai, masukan dari warga yang mengalami langsung dampak karhutla sangat penting untuk menentukan langkah penanganan dan bantuan yang benar-benar dibutuhkan.
Karena itu, pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun kondisi yang dihadapi di lapangan.
“Kami mohon arahan dari beliau-beliau yang ada di sini karena mengalami langsung, sehingga tahu apa yang perlu kami lakukan ke depannya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana karhutla, tentunya bersama pemerintah,” katanya.
Baca Juga : Terpilih Aklamasi di Kongres Luar Biasa PSSI, Hasnuryadi: Amanah Membawa sepak bola Kalsel Semakin Maju
Sementara itu, bantuan yang diserahkan Pemuda Pancasila mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Bambang, ketua RT 19 meakili warga Komplek Persada Raya IV, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Hasnuryadi bersama jajaran pengurus Pemuda Pancasila Kalsel.
“Alhamdulillah, kami sambut dengan baik dan terima kasih atas bantuannya serta sudah berkunjung langsung ke lokasi kami yang terdampak kebakaran,” ucapnya.
Bambang mengungkapkan, kebakaran lahan yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut cukup besar dan berdampak terhadap lingkungan sekitar permukiman warga.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga dan membersihkan lingkungan dinilai sangat penting.
“Mudah-mudahan ke depannya, kami berharap seluruh warga sekitar bisa saling menjaga dan membersihkan lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.(ran)













