BANJARMASIN, wasaka.id – Jalan titian yang terbuat dari kayu di pinggir sungai Kampung Hijau Banjarmasin Timur ambruk. Jalan satu satunya yang menghubungkan RT 2 dan RT 3 di bantaran Sungai Martapura tersebut lumpuh. Tak ada korban jiwa akibat kejadian pada Rabu (6/8) sekitar pukul 17.30 Wita.
Ambruknya titian kayu diperkirakan kurang lebih 80 meter itu terjadi tiba-tiba. Beberapa warga tercebur ke sungai, sementara lainnya terjebak di rumah lantaran akses keluar satu-satunya terputus.
Menurut keterangan warga di lokasi, jalan titian kayu tersebut tiba-tiba ambruk. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini membuat geger warga sekitar.
Disampaikan Maulana, penyebab ambruknya titian tersebut belum diketahui secara pasti. Namun kata dia, di sekitar lokasi memang sedang berlangsung pengerjaan perbaikan pada bagian lain titian.
Insiden ini juga dirasakan Kurniadi, warga lainnya, yang mengira tengah terjadi gempa bumi saat rumahnya tiba-tiba bergetar hebat.
“Lagi santai di rumah, tiba-tiba rumah bergetar. Saya pikir gempa, jadi tetap di dalam. Tidak lama kemudian anak saya datang dan memberitahu kalau titian di RT 2 dan 3 ambruk,” ujarnya.
Baca Juga : Narkoba Seharga Rp1,6 Miliar Dimusnahkan
Menurutnya, kondisi titian sudah lama mengalami kemiringan yang cukup mencemaskan. Bagian jalan sempat menjorok ke arah sungai dan sering terendam jika sungai pasang.
“Sudah beberapa tahun terakhir memang mulai miring, tapi makin ke sini makin parah sampai akhirnya roboh,” ungkapnya.
Akibat ambruknya titian ini, aktivitas warga terganggu total. Selain terisolir, sejumlah rumah warga, seperti air ledeng dan aliran listrik juga ikut terputus sementara.
“Air dan listrik juga ikut mati. Kami harap pihak terkait bisa cepat menangani ini. Kami sangat bergantung pada titian ini setiap hari,” harapnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat ataupun dinas terkait mengenai penanganan lebih lanjut atas insiden tersebut.(mey)














