Home / Advertorial / PLN UIP3B KALIMANTAN

Kamis, 12 Januari 2023 - 11:19 WIB

Direksi PLN Pastikan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan IKN Nusantara Terapkan Prinsip ESG

Jajaran PT PLN (Persero) meninjau langsung lokasi untuk melihat progres konstruksi dan kebutuhan beban di beberapa titik di dalam kawasan IKN Nusantara. (Foto : Humas PLN)

Jajaran PT PLN (Persero) meninjau langsung lokasi untuk melihat progres konstruksi dan kebutuhan beban di beberapa titik di dalam kawasan IKN Nusantara. (Foto : Humas PLN)

BALIKPAPAN, wasaka.id – Tantangan penyediaan kelistrikan untuk masa konstruksi IKN dijawab dengan baik oleh PT PLN (Persero). PLN telah menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan prinsip Environment, Sustainability and Governance untuk melistriki pembangunan ibu kota negara yang mengusung konsep “Future Smart Forest City of Indonesia” tersebut.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Evy Haryadi meninjau langsung lokasi untuk melihat progres konstruksi dan kebutuhan beban di beberapa titik di dalam kawasan IKN Nusantara pada Senin (2/1).

“Hari ini selain meninjau kesiapan infrastruktur kelistrikan, saya juga berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk menyinergikan kebutuhan listrik selama masa konstruksi dan pasca konstruksi nantinya” ujar Evy.

Pada tahap pertama, populasi di IKN diperkirakan akan mencapai 487 ribu dengan proyeksi kebutuhan listrik mencapai 95 Mega-watt (MW).

Baca Juga : PLN Mobile Proliga 2023 Digelar, Siap Suguhkan Pertandingan Menarik Sekaligus Ajang Pembinaan Voli Berkelanjutan

Ditemui di Titik Nol IKN Nusantara, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (PLN UIP3B Kal) Abdul Salam Nganro menjelaskan kondisi sistem kelistrikan di Kalseltengtim saat ini memiliki cadangan daya listrik hingga 372 MW.

Selain itu, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dua buah gardu induk mobile dengan masing-masing kapasitas 20 Mega Volt Ampere (MVA) dan 30 MVA.

Baca Juga : Darmawan Prasodjo dan Navigasinya Memimpin Transformasi Hijau Di Tubuh PLN

“Untuk dapat memberikan pelayanan yang andal dalam masa konstruksi IKN, kami menyiapkan dua buah gardu induk mobile yang akan dibangun di kawasan Gresik dan ditargetkan akan beroperasi pada April mendatang,” ujar Salam.

Selain itu, PLN saat ini telah mencanangkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN dengan kapasitas 50 Mega-watt yang dilengkapi baterai berkapasitas 8,3 Mega-watt-hour (MWh). PLTS tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 161 hektar dengan total investasi mencapai 115 juta USD.

“Dengan berbekal pengalaman kami menyelesaikan PLTS Apung dalam waktu satu setengah bulan, demi kepentingan negara, kami siap bersinergi dengan Kemenkomarves dan kementerian lainnya untuk menyukseskan pembangunan proyek ini,” ujar Evy.

Baca Juga : Transisi Energi, PLN – Pemerintah Gotong Royong Ciptakan Energi Bersih

Dalam lawatannya, Evy Haryadi beserta jajaran General Manager PLN Group Kalimantan juga melihat progres konstruksi Gedung Kantor Presiden dan lokasi upacara. Setelah dari Kantor Presiden, Evy melanjutkan perjalanan ke lokasi glamping dan hunian pekerja konstruksi untuk memastikan kebutuhan listrik disana.(nas/rilis PLN)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gelar Paripurna Hari Jadi, Ketua DPRD Linda Wati Harapkan Balangan Semakin Maju

Advertorial

Aksi Inovasi Tanbu 2026, Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Karya Desainer Lokal di Lomba Logo HUT ke-23 Tanah Bumbu

Advertorial

Akselerasi Teknologi dan Digitalisasi, PLN dan Huawei Resmikan Joint Innovation Center

Advertorial

Perjuangkan Peningkatan Layanan Penerbangan, Bupati Kotabaru Duduk Bersama Kemenhub

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Apresiasi Turdes Paman Birin di Desa Batumandi

Advertorial

Pemeliharaan Rutin Trafo di GI Sangatta, Wujud Komitmen PLN Jaga Keandalan Pasokan Listrik Menjelang Natal dan Tahun Baru

Advertorial

Meriahkan HPN Kalsel 2025, SIWO PWI Kalsel Rencana Datangkan Bambang Pamungkas dan Christian Gonzales Untuk Coaching Clinic

Advertorial

Update OTT KPK di Kalsel, Disita Uang Rp 10 Miliar Lebih