Home / Advertorial / DPRD Balangan / News

Selasa, 3 Oktober 2023 - 15:47 WIB

Bertanggung Jawab Atas Penanaman Modal, Direktur Perseroda PT Asa Baru Cipta Daya Lestari Diberhentikan

DPRD Kabupaten Balangan Rapat kerja dengan Perseorda Pemkab setempat.(Foto : Istimewa)

DPRD Kabupaten Balangan Rapat kerja dengan Perseorda Pemkab setempat.(Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – DPRD Balangan kembali memanggil pihak Perusahaan PT Asa Baru Cipta Daya Lestari yang merupakan perseroan daerah (Perseroda) Balangan terkait penyampaian laporan atas penanaman modal diberikan pemkab setempat senilai Rp 20 miliar.

Komisaris PT Asa Baru Daya Cipta Lestari Balangan, Sutikno, serta sebagian anggota DPRD Balangan, pihak dari Bank Kalsel dan Bank Mandiri hadir pada rapat kerja tersebut, Selasa (3/10).

Sementara hadir diantara pemegang saham, Bupati Balangan H Abdul Hadi. Menindaklanjuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang telah digelar pada 11 September 2023.

Sutikno menjelaskan, RUPS digelar karena adanya pergeseran keuangan sebelum rencana kerja, serta pemakaian untuk operasional, pemindahan uang dari Bank Kalsel ke Bank Mandiri, tanpa sepengetahuan pemegang saham dan komisaris.

Direktur Perseroda PT Asa Baru Cipta Daya Lestari Balangan, berinisial RA diminta untuk melakukan pengembalian uang yang telah digunakan, tanpa melalui pengesahan rencana kegiatan bisnis (RKB). Pada akhirnya, tidak bisa dilakukan sesuai batas waktu yang telah disepakati 30 September 2023.

Setelah itu digelar kembali RUPS pada 30 september dan menghasilkan keputusan pemberhentian direktur dan pembekuan Perseroda.

“Dari Rp 20 miliar penanaman modal, menurut keterangan Direktur, Rp 12 miliar dipindahkan ke Bank Mandiri melalui deposito. Setelah pengecekan, ternyata hanya Rp 6 miliar dan Rp 6 miliar lainnya digunakan untuk pembangunan usaha lain di bidang pertambangan. Sedangkan Rp 8 miliar digunakan untuk operasional, termasuk gaji direksi, pembelian tanah dan renovasi kantor yang statusnya berupa pinjam pakai aset pemerintah daerah,” jelas Sutikno.

Sutikno, menerangkan RUPS 30 september juga mengasilkan dilakukan investigasi penggunaan anggaran di Perseroda dan meminta bantuan Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Pemeriksaan investigasi melalui prosedur dan kemungkinan akan ada kerja sama dengan aparat penegak hukum (APH) lain, baik dari kejaksaan atau kepolisian,” tambahnya.

Dari RUPS tersebut pemegang saham menolak laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang diserahkan oleh direktur saat itu.

Lanjut Sutikno menerangkan hasil RUPS tersebut diterima oleh direktur dan ditandatangani.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Balangan, M Ifdali, meminta pemkab untuk mempertegas atas penggunaan anggaran yang telah digunakan Perseroda.

“Kami DPRD ikut terlibat dalam pembentukan Perseroda PT Asa Baru Daya Cipta Lestari, sehingga kami juga harus melakukan pengawasan terdahap penggunaan anggarannya,” imbuhnya.(jaw)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sungai Loban Sambut Hangat Kunjungan Bupati, Optimis Tanah Bumbu Lebih Maju

Advertorial

PLN Berhasil Dapatkan Lelang Pembangunan PLTB dengan Tarif Terendah Sepanjang Sejarah

Advertorial

Disnakertrans Tanbu Gelar Penyuluhan dan Bimbingan Karir

Advertorial

DPRD Balangan Dukung Penuh Akreditasi Puskesmas Desa Uren Kecamatan Halong

Advertorial

Halte Sungai 0 Kilometer Diresmikan, Ibnu Sina: Transportasi di Banjarmasin Sudah Nyaman

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Bentuk Satgas Aksi Cepat Tanah Bumbu, Misi Penyelamatan Korban Kecelakaan Helikopter

Advertorial

Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas Pemandu Wisata Lewat Bimtek Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Advertorial

Jaga Keandalan Listrik Groundbreaking Proyek Strategis IKN, PLN Siagakan 713 Personil