Home / Advertorial / Berita Terkini / Kesehatan / News / Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 2 Oktober 2024 - 15:13 WIB

Rapat Sinkronisasi APBDes Tanbu Bahas Anggaran Penanganan Stunting

Rapat Sinkronisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). (Foto : Istimewa)

Rapat Sinkronisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Bappeda Litbang Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar Rapat Sinkronisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Guna membahas strategi penanganan stunting khusus desa-desa di Tanah Bumbu. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bappeda Litbang ini juga dihadiri oleh perwakilan dari dinas-dinas terkait, Rabu (2/10).

Dalam rapat tersebut, Fungsional Perencana Ahli Pertama dari Bappeda, Arwin Hartono, menekankan pentingnya alokasi minimal 2 persen dari APBDes untuk penanganan stunting.

“Alokasi ini harus di gunakan secara tepat untuk intervensi yang spesifik, terutama untuk kelompok sasaran 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” kata Arwin.

Baca Juga : Vaksinasi Rabies Serentak, DKPP Tanbu World Rabies Day 2024

Arwin menegaskan bahwa kelompok 1000 HPK, yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-23 bulan, menjadi prioritas dalam upaya pencegahan stunting.

“Kita harus memfokuskan upaya pada pencegahan sejak dini. Kegiatan intervensi spesifik harus di arahkan pada kelompok ini,” tambahnya.

Intervensi spesifik yang di bahas mencakup pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami masalah gizi. Seperti gizi kurang, gizi buruk, berat badan rendah, serta balita yang sudah stunting.

Selain itu, penyuluhan dan pemberian makanan tambahan di posyandu untuk ibu hamil dan menyusui juga menjadi bagian penting.

“Intervensi ini harus di lakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, agar angka stunting di Tanah Bumbu dapat terus menurun,” ujar Arwin.

Dengan adanya rapat ini, di harapkan setiap desa dapat memaksimalkan penggunaan anggaran 2% dari APBDes untuk mendukung program penanganan stunting. “Semoga langkah ini dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari masalah gizi buruk,” pungkasnya.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

Berita Terkini

Kronologi Pengungkapan Sindikat Phishing E-Tilang Palsu

Advertorial

‎Perdana, FKP Balangan Gelar Ekraf Computition 2025

Advertorial

Kotabaru dan ULM Perkuat Kerja Sama Pendidikan Gelar FGD PSDKU

Advertorial

Bakesbangpol Tanah Bumbu Sosialisasikan Peraturan Perundang-undangan tentang Keormasan

Berita Terkini

Pembangunan Sekolah Rakyat Terus Dikejar, Bupati Kotabaru Optimis Dapatkan Prioritas

Advertorial

Tak hanya Dengar Keluhan, Disperindag Balangan Siapkan Perbaikan Layanan

Advertorial

Peduli Stunting, Ketua TPPS Kotabaru Andi Rudi Tak Kenal Lelah Turun ke Warganya