Home / Advertorial / Kotabaru

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:44 WIB

Desa Sampanahan Jadi Lokus PK2D, Ketua TP-PKK Kotabaru Pimpin Rakor Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah 2025

Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2025. (Foto : Istimewa)

Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2025. (Foto : Istimewa)

KOTABARU, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2025, Rabu (16/7).

Kegiatan berlangsung di Ruang Kolaborasi Lantai III Bapperida Kotabaru, dihadiri lintas perangkat daerah, instansi, dan tokoh masyarakat terkait.

Desa Sampanahan, Kecamatan Sampanahan, ditetapkan sebagai salah satu lokus penilaian Program Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025.

Penetapan ini berdasarkan kondisi Indeks Kualitas Keluarga (IKK) yang masih berada di bawah standar rata-rata.

Rakor ini menjadi langkah awal memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan dan meningkatkan sinergi berbagai pihak dalam upaya perbaikan kualitas keluarga.

Sambutan pembukaan disampaikan oleh Ketua TP PKK Kotabaru, Ny. Suci Anisa Rusli, yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan karakter bangsa.

Baca Juga : Bupati Lantik dan Mengambil Sumpah Janji Jabatan Sekretaris Daearah Kotabaru

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi upaya konkret agar keluarga di desa benar-benar memperhatikan aspek penting seperti lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan ekonomi.

Sementara itu, sambutan resmi Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saprudin, AP., M.AP, yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP. Dalam sambutannya disebutkan bahwa peningkatan kualitas keluarga di Desa Sampanahan mengacu pada Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 100 Tahun 2019, yang mendorong pembangunan masyarakat secara swadaya dan gotong royong.

Berbagai indikator keluarga di desa tersebut masih perlu ditingkatkan, antara lain:

– Banyak pasangan belum memiliki buku nikah;

– Anak usia 0–17 tahun belum memiliki akta kelahiran;

– Anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan;

– Anak usia sekolah mengalami putus sekolah;

– Masih terjadi pernikahan anak dan kekerasan dalam rumah tangga.

Untuk itu, lintas sektor turut dilibatkan dalam rakor, termasuk Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas Sosial, Dinas Perkim, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, TP PKK, serta lembaga desa dan swasta. Program-program strategis yang akan dilaksanakan meliputi:

– Pembinaan Posyandu, penyuluhan kesehatan, penanganan stunting;

– Pelatihan keterampilan dan pembentukan kelompok ketahanan keluarga;

– Bedah rumah melalui bantuan Aladin;

– Penguatan ekonomi melalui UP2K, bantuan usaha, dan pengemasan P-IRT;

– Pemenuhan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta lahir;

– Sosialisasi ketahanan pangan dan gizi, serta bantuan benih ikan dan bibit tanaman.

Pemerintah berharap kegiatan ini mampu melahirkan inovasi dan solusi nyata dalam menyelesaikan persoalan keluarga, serta menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun keluarga tangguh, mandiri, dan berkualitas di Kotabaru.

Rakor secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra mewakili Sekretaris Daerah, dengan harapan seluruh stakeholder dapat terus bersinergi demi capaian PK2D yang optimal.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

MTQN Ke-5 Teluk Kepayang Resmi Ditutup, Desa Tibarau Panjang Raih Juara 1

Advertorial

Pemkab dan Jhonlin Group Serahkan Bantuan Korban Terdampak Kebakaran di Desa Tungkaran

Advertorial

Dispersip Kotabaru Kembangkan Minat Baca Anak Melalui Layanan Bercerita

Advertorial

BPKP Kalsel Lakukan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemkab Tanbu 2025

Advertorial

Update 06 November Porprov XII, Raih 2 Emas dan 3 Perunggu, Kempo Dongkrak Perolehan Batola

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Balangan Hadiri Peluncuran EKI di Desa Balida
DPRD Kabupaten Balangan mengundang Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3). (Foto : Humas DPRD Balangan)

Advertorial

DPRD Balangan Undang DKP3 Penjelasan Terkait Ternak Unggas Banyak Mati Mendadak

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Zairullah Undang KH Zhofaruddin (Guru Udin Samarinda) ke Pendopo Serambi Madinah