Home / Advertorial / DPRD Balangan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:10 WIB

DPRD Balangan Soroti TPA Mampari, Dorong Desa Terapkan Pengolahan Sampah 3R, Begini Kata Wakil Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Ansyari menegaskan dukungan terhadap program pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis. (Foto : Istimewa)

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Ansyari menegaskan dukungan terhadap program pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis. (Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis.

Salah satunya dilakukan melalui perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Mampari, Kecamatan Batumandi.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Ansyari menegaskan dukungan terhadap program tersebut, termasuk dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi sejak tahun lalu.

“Kami sudah melihat langsung kondisi TPA Mampari. Memang ada kebutuhan mendesak seperti ekskavator dan peralatan laboratorium. Alhamdulillah, anggarannya sudah kami siapkan sejak tahun lalu,” ujarnya, Rabu (6/8).

Baca Juga : Komisi III DPRD Balangan Desak Perbaikan Jalan Amblas Lok Panginangan–Jimamun

Ia menilai, pengelolaan sampah harus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain mendukung perluasan TPA, Komisi III DPRD Balangan juga mendorong optimalisasi pengelolaan sampah berbasis desa melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Salah satunya ditunjukkan oleh Desa Murung Ilung yang sukses mengelola sampah organik menjadi pakan maggot.

“Desa Murung Ilung patut jadi contoh. Mereka berhasil mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Pendekatan inovatif seperti ini perlu kita dorong ke desa-desa lain,” jelasnya.

Menurut Hafis, paradigma pengelolaan sampah harus bergeser dari sekadar menimbun menjadi proses produktif yang menghasilkan manfaat ekonomi.

“TPA ke depan bukan hanya tempat buang sampah. Harus bisa menjadi pusat pengolahan yang menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berbasis ekonomi, terlebih menghadapi peningkatan volume sampah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Barito Kuala Resmi Menutup Festival 2025 dengan Kemeriahan

Advertorial

DLH Tanah Bumbu Bahas Lahan Masyarakat Terdampak Pencemaran

Advertorial

Jalan Sehat HUT Partai Golkar ke 59 dengan 15 Ribu Peserta Berjalan Lancar, Panitia: Terima Kasih Polri

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif: Akselerasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Utama Percepat Turunkan Angka Stunting

Advertorial

Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan Berharap Tata Kelola Keuangan Terus Membaik

Advertorial

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Aksi Jumat Bersih Jadi Rutinitas Tanah Bumbu

Advertorial

DPRD dan Pemkab Kotabaru Bahas Raperda Prioritas

Advertorial

Bupati Tanbu Apresiasi Satgas dan Relawan atas Ditemukannya Helikopter Jatuh