BANJARMASIN, wasaka.id – Tanamkan nilai agamis dan jiwa kekeluargaan dalam tim Barito Putera membuat dua pemain anyar, Hargianto dan Gian Zola merasa nyaman di tim berjuluk Laskar Antasari.
Jelang laga perdana Liga 2 Championship 2025–2026 melawan Kendal Tornado FC, nanti malam Jumat (12/9) di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar, Manajemen dan pemain Barito Putera menggelar salat hajat dan doa bersama di kediaman dinas Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Kamis malam (11/9).
Dalam kegiatan yang dipimpin Penasehat Tim, Guru As’ad, serta dihadiri Owner Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman itu, seluruh pemain tampak larut dalam kekhidmatan.
Bagi gelandang baru, Hargianto, tradisi ini adalah pengalaman baru yang sangat berkesan.
“Sangat bagus bagi kita, karena selain butuh latihan dan strategi, doa juga penting. Ini pertama kali saya temui di klub, dan menurut saya sangat bermanfaat,” ujarnya.
Baca Juga : Hadapi Kendal Tornado FC, PS Barito Putera Targetkan Hasil Maksimal
Senada dengan itu, Gian Zola juga mengaku senang bisa merasakan kebersamaan melalui kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi sekali. Setelah sholat kita makan bersama, suasananya sangat akrab. Tentu ini membuat tim semakin solid,” tuturnya.
Sementara itu, Owner Barito Putera sekaligus Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menjelaskan bahwa doa bersama adalah kebiasaan dari pendiri klub.
“Sejak almarhum Abah dan Mama, setiap sehari sebelum pertandingan selalu ada sholat Magrib berjamaah, sholat hajat, dan doa bersama. Ini bagian dari kebersamaan tim yang terus kami jaga,” pungkasnya.(zai)














