Home / Banjarbaru / Berita Terkini / Bola & Sports

Minggu, 7 September 2025 - 19:18 WIB

Kalsel Minim Lapangan Standar: Timnas U17 Hentikan TC dan Pindah ke Jogjakarta

Tim Garuda United bertolak dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu sore. (Foto: Istimewa)

Tim Garuda United bertolak dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu sore. (Foto: Istimewa)

BANJARBARU, wasaka.id – Minimnya lapangan standar sepak bola di Kalimantan Selatan (Kalsel) harus digaris bawahi pemerintah provinsi. Pasalnya skuad Tim Nasional Indonesia U17 akhirnya menghentikan pemusatan latihan (Training Camp/TC) lapangan tak berstandar nasional dan harus pindah ke Jogjakarta.

Rombongan yang dikenal dengan sebutan Garuda United tersebut bertolak dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu sore (7/9), setelah menjalani TC selama sepuluh hari di Kalsel.

Asisten Manajer Timnas U17, Frans Sinatra Huwae mengatakan, pemindahan lokasi ini tak lepas dari kebutuhan tim untuk berlatih di lapangan yang sesuai standar internasional.

“Hari ini Timnas U17 bertolak ke Jogja setelah sepuluh hari berlatih di Banua. Selama di sini kita memaksimalkan latihan fisik, tapi karena tidak ada lapangan latihan yang standar, tim diputuskan pindah,” jelas Frans.

Baca Juga : Bang Hasnur Dampingi Erick Thohir Pantau Latihan Timnas U-23 Jelang Piala AFF 2025

Selama berada di Kalsel, Garuda United memang lebih banyak fokus pada program fisik, mulai dari latihan tiga kali di kawasan Tahura Sultan Adam hingga sesi gym training.

Namun, untuk menghadapi agenda besar seperti Piala Dunia U17 tahun depan, kebutuhan lapangan berstandar FIFA mutlak diperlukan.

Oleh karena ia berharap agar pemerintah daerah bisa memberikan dukungan dan menjadi perhatian bersama mengingat di Kalimantan Selatan tidak ada lapangan latihan sesuai setandar yang dibutuhkan.

Manajer Timnas U17, Hasnuryadi Sulaiman, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, pihaknya tidak ingin memaksakan TC tetap di Banua jika fasilitas tidak mendukung.

“Kita realistis saja, di sini memang tidak ada lapangan atau stadion berstandar nasional yang memadai untuk persiapan Timnas. Stadion Demang Lehman sebenarnya ada, tapi selain digunakan untuk pertandingan juga sedang ada pekerjaan,” ungkap Hasnur.

Ia menegaskan, keselamatan pemain menjadi prioritas. “Kalau dipaksakan, kita khawatir anak-anak bisa cedera. Persiapan ini sangat penting karena Timnas U17 diproyeksikan untuk tampil di Piala Dunia U17 tahun depan,” tegasnya.

Dengan kepindahan ke Jogjakarta, diharapkan Timnas U17 bisa menjalani program latihan lebih maksimal sesuai target yang dipatok PSSI.(mey)

Share :

Baca Juga

Nadila percaya diri bersama motor Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected miliknya. (Foto : Istimewa)

Banjarmasin

Tampil Unik dan Elegan Jadi Alasan Nadila Pilih Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected

Advertorial

GOW Kotabaru Dorong Peran Perempuan dalam Olahraga Menuju Indonesia Emas 2045

Banjarmasin

MPN Pemuda Pancasila Instruksikan Dukung dan Kawal Hasnuryadi Sulaiman di Pilkada Kalsel

Banjarmasin

Dua Laga Diakhir Putaran ke dua: Barito Putera Incar 6 Poin Penuh

Banjarmasin

Bang Hasnur Kunjungi Mes dan Pastikan Kenyamanan Tempat Istirahat Pemain Barito Putera

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Cup Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pembinaan Atlet Daerah

Advertorial

Bupati Kotabaru Kembali Kukuhkan Kades dan BPD di Dua Kecamatan

Banjarmasin

Barito Putera dan Supoter Saling Dukung Hadapi Persipura