Home / Advertorial / Berita Terkini / News / PLN UIP3B KALIMANTAN

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:51 WIB

Siapkan Listrik Andal Jelang Idul Adha, PLN Gerak Cepat Perbaiki Potensi Gangguan di Gardu Induk Pelaihari

Salah seorang Petugas Pemeliharaan dari ULTG Banjar menggunakan metode Rope Access dalam perbaikan sambungan dropper GI Pelaihari (Foto : Istimewa)

Salah seorang Petugas Pemeliharaan dari ULTG Banjar menggunakan metode Rope Access dalam perbaikan sambungan dropper GI Pelaihari (Foto : Istimewa)

BANJARBARU, wasaka.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan menyiapkan kelistrikan yang andal jelang Idul Adha 1445 Hijriah dengan melakukan pemeliharaan preventif terhadap anomali yang ditemukan sebelum mengakibatkan terjadinya gangguan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Tim pemeliharaan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Banjar Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru yang bergerak cepat pada dini hari pukul 05.30 Wita untuk melakukan perbaikan sambungan dropper yang menghubungkan jaringan tower transmisi dengan jaringan listrik Gardu Induk (GI) Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.(15/5)

Terpisah General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro menyampaikan bahwa upaya proaktif ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keandalan dan kualitas layanan yang diberikan kepada semua pelanggan.

Salam juga menyatakan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan sistem monitoring dan pemeliharaan untuk mencegah gangguan serupa di masa depan.

“Ini merupakan wujud nyata dari upaya kami untuk menghadirkan terang kepada masyarakat. Selanjutnya kami sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi terhadap kondisi anomali yang muncul guna memastikan stabilitas sistem ketenagalistrikan tetap andal dan terjaga,” tutur Salam.

Baca Juga : Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Relawan PLN Banjiri Bantaran Sungai Besar Banjarbaru

Dalam kesempatan ini, Salam juga menyampaikan apresiasinya kepada tim ULTG Banjar yang secara cepat dan sigap mampu mengenali dan melakukan perbaikan anomali pada peralatan GI Pelaihari.

“Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim teknis kami yang terus memantau dan menjaga peralatan di GI untuk tetap berada pada performa yang maksimal. Semoga dengan ikhtiar yang dilakukan oleh tim pemeliharaan PLN dapat mewujudkan listrik yang andal jelang perayaan Idul Adha 1445 H,” jelasnya.

Manager ULTG Banjar Aditya Lanang Estu menjelaskan, pada sambungan tersebut ditemukan titik panas (hotspot) yang merupakan kondisi anomali pada peralatan instalasi tenaga listrik yang disebabkan oleh adanya residu pada sambungan ataupun kurang rapatnya baut pada sambungan.

“Hotspot diketahui melalui monitoring thermovisi yang dilakukan oleh operator GI pada pukul 21.00 WITA (14/5). Bersyukur tim kami berhasil mengidentifikasi anomali sebelum gangguan ini terjadi,” jelas Lanang.

Lanang menjelaskan perbaikan baru bisa dilakukan pagi hari karena menunggu beban puncak menurun sehingga dapat menghindari kemungkinan padam pelanggan yang meluas akibat pemeliharaan sambungan tersebut.

“Alhamdulillah pukul 09.30 wita pekerjaan telah selesai lebih cepat dengan menggunakan metode Rope Access. Ini merupakan metode yang telah menjadi best practice dalam beberapa kegiatan pemeliharaan kami,” jelasnya.(bon)

Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Melalui Konsilidasi Organisasi, KPPG Kalsel Gaungkan Pencalonan Raudatul Jannah Maju di Pilgub 2024

Advertorial

Bupati Barito Kuala Siap Jalani Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang

Berita Terkini

DPR Tetapkan 5 Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK di Sidang Paripurna

Advertorial

Buka Turnamen Tenis Meja, Bupati Kotabaru: Junjung Sportivitas

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Pendidikan Dokter Spesialis Demi Manfaat Layanan Kesehatan Masyarakat

Advertorial

Srikandi PLN UP2B Kalselteng Peringati Hari Bumi dengan Aksi Peduli Lingkungan di Banjarbaru

Banjarmasin

Kasus Kebakaran Rektorat ULM 9 Saksi Dimintai Keterangan

Advertorial

Hari Jadi Kotabaru ke-75 Usung Tema “Kotabaru Hebat Gasan Banua Nang Maslahat”