PARINGIN, wasaka.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Ansyari, turut menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Paringin Selatan, Senin (3/2).
Kegiatan yang diadakan di Aula Temanggung Jalil, Inspektorat Balangan, Kecamatan Paringin Selatan bertujuan merencanakan program pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut.
Dalam acara ini, Hafis Ansyari mengungkapkan pentingnya peran serta masyarakat dalam merumuskan prioritas pembangunan yang dibutuhkan oleh kecamatan.
Ia juga menekankan bahwa Musrenbang ini merupakan momen yang sangat penting bagi perencanaan pembangunan di Kabupaten Balangan.
“Saya yakin desa-desa telah melakukan penjaringan untuk menentukan prioritas usulan. Jadi kami yakin ini adalah usulan yang terbaik yang telah disaring oleh setiap pemerintah desa,” ujarnya.
Baca Juga : Anggota DPRD Balangan Dorong Realisasi Usulan Prioritas di Musrenbang
Hafis Ansyari berharap, hasil Musrenbang kali ini dapat mempercepat pembangunan di Paringin Selatan, serta menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama demi tercapainya pembangunan yang merata dan berkualitas.
Ia mengharapkan, semua usulan dari desa dan kelurahan di Kecamatan Paringin Selatan dapat terakomodir.
Menurutnya, di Kabupaten Balangan untuk usulan pembangunan hampir tidak ada yang tidak terakomodasi karena APBD Kabupaten Balangan yang lumayan tinggi.
“Saya lihat fasilitas di desa bukan hanya memadai, tapi luar biasa, mulai dari kepala desa, BPD, RT dan lainnya terfasilitasi yang cukup baik dibandingkan daerah lainnya,” ujarnya.
Hafis mengatakan, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah desa di setiap wilayahnya.
“Supaya ke depan, percepatan pembangunan di Kabupaten Balangan ini lebih optimal, efisien dan efektif karena fasilitas yang memadai serta keuangan daerah yang mendukung,” lanjutnya.
Hafis juga menyampaikan musrenbang ini merupakan momen untuk memberikan masukan, saran dan kritik untuk pemerintah daerah.
“Jadi bukan hanya memberikan usulan, tapi dapat memberikan masukan, saran hingga kritik ke SKPD,” katanya.
Musrenbang ini menjadi ajang untuk diskusi dan perencanaan antara berbagai pihak, terutama dalam menampung usulan dari masyarakat, yang kemudian disaring dan disusun sebagai prioritas pembangunan.(adv/jaw)














