PARINGIN, wasaka.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai berencana mendirikan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kabupaten Balangan guna meningkatkan pelayanan pembimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan.
Rencana tersebut disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, saat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balangan beberapa waktu lalu.
Kedatangan Kalapas disambut Ketua DPRD Balangan, Hj Linda Wati, bersama Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal strategis terkait sinergi antara Lapas Amuntai dan Pemerintah Kabupaten Balangan, termasuk rencana pendirian Bapas di wilayah tersebut.
“Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pembimbingan dan pengawasan bagi klien pemasyarakatan di Balangan dan sekitarnya,” ujar Linda.
Baca Juga : Legislator Balangan Sri Huriyati Hadi Apresiasi Masyarakat Hidup Sehat di Momentum HUT ke-23 Balangan
Ia mengapresiasi wacana tersebut, mengingat Kabupaten Balangan sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Hulu Sungai Utara hingga kini belum memiliki Lapas sendiri.
“Kami pada prinsipnya mendukung langkah-langkah yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik, termasuk rencana pendirian Bapas,” ungkapnya.
Saat ini, narapidana dan tahanan asal Balangan masih ditempatkan di Lapas Amuntai, karena pembangunan Lapas di Balangan masih dalam proses.
Selain itu, dalam pertemuan juga dibahas implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, khususnya terkait penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Sementara itu, Gusti Iskandarsyah juga mengusulkan penyediaan ruang khusus tahanan di rumah sakit daerah guna mempermudah penanganan kesehatan warga binaan sekaligus menjaga aspek keamanan.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah dapat membantu mewujudkan rencana pendirian Bapas di Balangan serta mendukung pelaksanaan kebijakan hukum yang baru,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Balangan Fakhriyanto menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama lintas instansi.
“Kami menyambut baik koordinasi ini. Hal-hal yang disampaikan akan menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.(adv/jaw)














