Home / Advertorial / Pemko Banjarmasin

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Mantuil Disiapkan Jadi Pusat Industri Terpadu

BANJARMASIN, wasaka.id – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Penyebaran Perwilayahan Industri di Kota Banjarmasin, bertempat di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin.

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Turut hadir Sekretaris Disperdagin Kota Banjarmasin, Umar Rahmani, narasumber dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Selatan serta Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, dan peserta dari unsur perangkat daerah, akademisi, serta pelaku industri di sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Dalam arahannya, Ichrom Muftezar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin berencana memfokuskan pengembangan kegiatan industri di kawasan Mantuil dan sekitarnya melalui pengembangan kawasan industri terpadu.

“Memang kita memiliki kawasan industri terpadu Mantuil. Kita berencana memfokuskan kegiatan industri di Mantuil dan sekitarnya. Sudah cukup banyak tahapan yang kita tempuh, meskipun tantangan untuk mewujudkan kawasan industri terpadu tersebut juga tidak sedikit,” ujarnya.

Baca Juga : Karya Warga Binaan Lapas IIA Banjarmasin Tuai Pujian dari Wali Kota

Ia menjelaskan, FGD ini menjadi wadah untuk menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan pemerintah kota dalam menentukan arah pengembangan perwilayahan industri di Banjarmasin.

Tezar berharap, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kadin dan Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, dapat memperkaya hasil diskusi sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Harapannya, melalui kegiatan ini akan ada rekomendasi-rekomendasi yang dapat disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin terkait perwilayahan industri. Kami juga berharap narasumber dapat memberikan saran dan masukan untuk memperkuat rekomendasi yang dihasilkan dari FGD ini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Disperdagin Kota Banjarmasin, Umar Rahmani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghimpun masukan, data, gagasan sekaligus menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta para pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, hasil diskusi diharapkan dapat menjadi landasan dalam menyusun strategi penguatan perwilayahan industri sekaligus mengoptimalkan pengembangan delapan sentra IKM di Kota Banjarmasin.

“Melalui FGD ini, kami ingin menghimpun berbagai masukan dan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun strategi penguatan perwilayahan industri serta optimalisasi delapan sentra IKM secara terpadu, sinkron, dan berkelanjutan,” jelas Umar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap tercipta arah pengembangan industri yang lebih terencana dan terintegrasi, sehingga mampu memperkuat daya saing IKM, mendorong pertumbuhan sektor industri, serta memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.(mey)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Alokasikan Rp 64 Miliar, Pemkab Tanbu Siapkan Program Makan Sehat Bergizi

Advertorial

Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati Tanah Bumbu Dorong Gerakan Bersih Lingkungan Diperkuat di Seluruh Wilayah

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif: Akselerasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Utama Percepat Turunkan Angka Stunting

Advertorial

PLN Hadir untuk Sahabat Disabilitas, Tingkatkan Semangat Kemandirian Wirausaha Rakyat

Advertorial

Berbagi Kebahagiaan di Ramadan, PLN Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim, Difabel dan Lansia Dhuafa di Kalteng

Advertorial

Dirut PLN Tinjau Posko Utama Kelistrikan KTT WWF, Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan di Bali Andal

Advertorial

Triwulan I 2024 Tarif Listrik Tidak Naik

Advertorial

Kasi Penmad Kemenag Balangan: Pendirian Madrasah Wajib Penuhi Persyaratan dan Prosedur