PARINGIN, wasaka.id – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Balangan mempertanyakan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Raperda APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (14/9) dalam rapat paripurna.
Fraksi PPP mencermati PAD yang diproyeksikan dalam rancangan APBD 2027 mengalami penurunan sekitar 4,85 persen dibandingkan kondisi anggaran sebelumnya.
Menurut PPP, penurunan tersebut perlu mendapat penjelasan lebih rinci dari pemerintah daerah, terutama mengenai faktor yang menyebabkan turunnya proyeksi PAD.
Penjelasan tersebut dinilai penting untuk mengetahui kondisi riil kemampuan pendapatan daerah sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan anggaran dan target pendapatan pada 2027.
Baca Juga : Fraksi NasDem Dukung Perubahan APBD Balangan 2026, Minta Pelayanan Dasar Tetap Diprioritaskan
Fraksi PPP berharap pemerintah daerah dapat menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka dalam pembahasan Raperda APBD 2027 bersama DPRD.
Selain PAD, PPP juga menyoroti kemungkinan adanya efisiensi anggaran setelah APBD 2027 ditetapkan. Fraksi tersebut berharap tidak terjadi efisiensi tambahan yang justru semakin mempersempit ruang fiskal daerah.
PPP meminta pembahasan Raperda APBD 2027 tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, kebutuhan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Pandangan tersebut menjadi catatan Fraksi PPP dalam pembahasan Raperda APBD 2027. Fraksi ini pada prinsipnya menerima rancangan tersebut untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan bersama pemerintah daerah.(adv/jaw)













