Home / Nasional / News

Senin, 30 Januari 2023 - 13:01 WIB

Pemilu 2024: Pegawai Kemenkumham Ikrarkan Netralitas

Kemenkumham sampaikan sikap netralitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. (Foto : Istimewa)

Kemenkumham sampaikan sikap netralitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Jajaran pegawai Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyatakan komitmen netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).

Komitmen ini dinyatakan dalam ikrar dan penandatanganan Pakta Integritas netralitas yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto, Senin (30/1).

Andap menjelaskan Undang-Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengatur agar ASN bebas dari pengaruh dan intervensi partai politik.

“ASN tidak boleh terpengaruh partai politik karena ASN merupakan Abdi Negara yang melaksanakan pelayanan publik secara profesional dan bukan alat kekuasaan,” kata Andap di kantor Kemenkumham.

Peran ASN sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan menuntut ASN agar tidak memihak pada Parpol tertentu, termasuk kontestan politik yang akan bertanding dalam Pemilu.

“ASN Kemenkumham harus bebas dari intenvensi politik, tidak boleh terlibat dalam kampanye atau menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan untuk menguntungkan partai tertentu. ASN juga dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus Parpol,” tuturnya.

Netralitas ASN Kemenkumham, kata Andap, meliputi penggunaan media sosial secara bijak. Sesuai ikrar yang diucapkan seluruh pegawai Setjen Kemenkumham, para pegawai tidak akan menggunakan media sosial untuk kepentingan pasangan calon tertentu serta tidak menyebarkan berita bohong.

“Hati-hati menggunakan media sosial dalam genggaman kita. Perhatikan baik-baik pesan yang kita terima dan teruskan, pula foto dan video yang kita unggah. Jangan sampai kontennya berisi ujaran kebencian, hoaks, atau kepentingan pasangan calon tertentu,” katanya dalam acara ikrar netralitas pegawai.

Meskipun demikian, ASN masih tetap memiliki hak politik untuk memilih kontestan politik di dalam bilik suara. Di saat inilah ASN dapat mengekspresikan pilihan politiknya.

“Hanya di bilik suara ASN dapat menyalurkan pilihannya. Di luar bilik suara, ASN tidak perlu menunjukkan ekspresi politiknya,” ujar Andap.

Selain ikrar netralitas Pemilu, jajaran Setjen Kemenkumham juga menyatakan komitmen bersama untuk bersih dari praktik KKN melalui pembangunan Zona Integritas (ZI). Tujuan ZI ini adalah terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kementerian yang dipimpin Yasonna Laoly ini.

Pembangunan ZI merupakan aspek penting dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen pembangunan ZI ini ditandai dengan penandatangan komitmen oleh Setjen Kemenkumham bersama para Kepala Biro serta Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi.(mey)

Sumber : okezone

Share :

Baca Juga

Ilustrasi pedagang beras. (Foto : Istimewa)

Berita Terkini

Harga Beras Turun Sebelum Ramadhan, Satgas Pangan Polri: Kami Cek Langsung ke Lapangan

Advertorial

DPRD Balangan Usulkan TPP ASN Dipotong Jika Kinerja Tidak Maksimal

Banjarmasin

PLN Indonesia Power UBP Barito Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Tahun 2025 Komitmen Kuat Wujudkan Zero Harm Zero Loss
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Pergantian Tahun, Supian HK Imbau Masyarakat Jangan Terlalu Euforia

Barito Putera

Tak Hanya Sepakbola, Hasnur Juga Diamanahi Majukan Cabor Olahraga di Kalsel

Berita Terkini

Timnas Indonesia Tahan Imbang Australia di Babak Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola & Sports

Klasemen Medali SEA Games 2023: Tembus 3 Besar, Raihan Indonesia Lampaui Target Jokowi
Syaifullah, perwakilan fraksi-fraksi DPRD Balangan saat menyampaikan tanggapan terkait 17 Raperda pada rapat paripurna. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Perwakilan Fraksi-fraksi DPRD Balangan Minta SKPD Siapkan Waktu dan Anggaran Terkait 17 Raperda