BANJARMASIN, wasaka.id – Tim Departemen Infrastruktur dan Security PSSI Pusat kembali melakukan uji kelayakan pada Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis hingga Jumat pagi (12/12).
Pemeriksaan ini menjadi langkah krusial sebelum Barito Putera sebelum merumput di stadion yang menjadi kandang bagi tim berjuluk Laskar Antasari pada lanjutan kompetisi Championship musim ini.
Rombongan PSSI melakukan pengecekan teknis secara menyeluruh, mulai dari kualitas rumput, ketebalan permukaan, daya serap air, pantulan hingga guliran bola. Ukuran lapangan dan elemen pendukung lainnya juga diperiksa untuk memastikan kesesuaian terhadap standar nasional.
Dery, perwakilan Tim Departemen Infrastruktur dan Security PSSI Pusat, menyampaikan bahwa seluruh hasil pemeriksaan akan dirangkum dan dilaporkan terlebih dahulu kepada pimpinan PSSI.
“Uji kualitas lapangan dilakukan sesuai standar PSSI. Hasilnya akan kami sampaikan ke pimpinan, dan pihak pimpinan nantinya yang akan memberikan laporan resmi kepada manajemen klub,” ujar Dery.
Baca Juga : Kabar Barito Putera Akan Pindah ke Stadion 17 Mei Hanya Isu Semata
Ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa temuan penting yang harus segera dibenahi. Meski tidak merinci secara detail, Dery menegaskan bahwa catatan tersebut sifatnya mendesak.
“Dari hasil pantauan, ada beberapa catatan kecil namun penting yang perlu segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Wakil Ketua LOC Barito Putera, Wira Pratama, menilai uji kelayakan yang dilakukan PSSI adalah bagian dari tahapan penting menjelang bergulirnya pertandingan resmi.
“Ini merupakan proses yang harus kita lalui sebelum penyelenggaraan pertandingan. Kami melihat langsung bagaimana tim dari PSSI melakukan peninjauan lapangan,” kata Wira.
Dirinya memastikan pihak klub siap memenuhi seluruh rekomendasi pembenahan yang disampaikan tim uji kelayakan.
“Mulai dari daya pantul, gulir bola, ketebalan hingga daya serap rumput akan segera kami perbaiki. Meski ada catatan, semuanya akan kami tanggulangi secepatnya,” tegasnya.
Saat ini, salah satu elemen yang masih menunggu penyelesaian adalah pemasangan lampu stadion. Fasilitas penerangan tersebut merupakan syarat wajib untuk menggelar pertandingan malam hari, dan ditargetkan rampung sebelum proses inspeksi atau verifikasi resmi dari PSSI pada 25 Desember 2026.
Dengan waktu yang kian mendekat, Barito Putera berharap seluruh perbaikan dapat diselesaikan sesuai tenggat sehingga Stadion 17 Mei bisa dinyatakan layak menjadi kandang resmi mereka pada kompetisi musim ini. Klub dan suporter kini menanti kabar baik dari hasil verifikasi yang akan menentukan masa depan kandang kebanggaan masyarakat Banua tersebut.(ran)














