Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:15 WIB

Tanah Bumbu Terima Sertifikat WBTb Indonesia, MASSUKIRI Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

Tanah Bumbu Terima Sertifikat WBTb Indonesia, MASSUKIRI Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda. (Foto: Istimewa)

Tanah Bumbu Terima Sertifikat WBTb Indonesia, MASSUKIRI Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda. (Foto: Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Kabupaten Tanah Bumbu kembali mengukuhkan eksistensinya dalam pemajuan kebudayaan daerah. Pada gelaran Pekan Budaya Banua 2025, karya budaya MASSUKIRI resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.

Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais dari Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Penganugerahan berlangsung dalam rangkaian Pekan Budaya Banua yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disdikbud Kalsel pada 3–7 Desember 2025 di Banjarbaru.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais mengatakan pengakuan terhadap MASSUKIRI menjadi momentum penting bagi Tanah Bumbu untuk semakin memperkuat karakter budaya daerah.

Sertifikat WBTb Indonesia yang diterima Tanah Bumbu ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan kekayaan budaya sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan budaya.

Baca Juga : Raih Dua Penghargaan Sekaligus, Tanah Bumbu Buktikan Komitmen Jaga Keamanan Lingkungan

Sebagaimana tercantum dalam visi misi Pembangunan Tanah Bumbu tahun 2025-2029, yaitu pada misi ke-6 : Meningkatkan prestasi bidang seni, budaya, dan olahraga serta melestarikan warisan budaya.

Pada sidang penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang dilaksanakan Kementerian Kebudayaan RI pada 5–11 Oktober 2025 di Jakarta Selatan, sebanyak 11 karya budaya Kalimantan Selatan berhasil ditetapkan sebagai WBTb Indonesia.

Sidang dipimpin oleh Prof. Sulistio S. Tirto Kusumo bersama 21 ahli WBTb yang terdiri dari akademisi, budayawan, dan seniman nasional. Dalam penetapan tersebut, MASSUKIRI dari Kabupaten Tanah Bumbu termasuk salah satu yang lolos kurasi dan dinyatakan sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Sementara itu, pada gelaran Pekan Budaya Banua tahun ini menghadirkan 40 booth UMKM yang menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Kehadiran para pelaku usaha lokal menunjukkan bahwa budaya tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : KORPRI Tanah Bumbu Peringati HUT ke-54, ASN Didorong Siap Bertransformasi

Pekan budaya ini memberi ruang bagi produk wastra, kuliner tradisional, kriya, dan berbagai hasil kreativitas lokal untuk berkembang sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi budaya di Kalimantan Selatan.

Pekan Budaya Banua 2025 mengusung tema “Berkolaborasi dan Bertransformasi dalam Harmoni Budaya”. Tema ini mencerminkan semangat menjaga nilai tradisi sambil membuka ruang inovasi agar budaya tetap relevan di era modern.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas generasi, komunitas, dan sektor dalam memperkuat identitas budaya Kalsel. Event ini juga menjadi ruang ekspresi bagi pelaku seni, terutama generasi muda, untuk berkreasi dan mengenalkan kekayaan budaya Banua secara lebih luas.

Pekan Budaya Banua juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta pariwisata budaya yang menjadi daya tarik Kalimantan Selatan. Selama berlangsung hingga akhir minggu, berbagai agenda seperti pagelaran seni, permainan tradisional, pameran wastra, silent cinema, hingga melukis on the spot tersaji sebagai sarana pembelajaran serta hiburan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas budaya, pelaku seni, dan sektor swasta. Peningkatan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal juga diyakini dapat memperkokoh posisi Kalimantan Selatan sebagai pusat budaya dan pariwisata.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Aksi Inovasi Tanbu 2026, Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Karya Desainer Lokal di Lomba Logo HUT ke-23 Tanah Bumbu

Advertorial

Pertanian Modern Berbasis Listrik Kian Berkembang, Program Electrifying Agriculture PLN Tumbuh 22,28 Persen

Advertorial

Reses di Desa Hamarung Kecamatan Juai, Hanil Tamjid Dengarkan Keluhan Warga

Advertorial

Radio Gema Sa-Ijaan Antusias Sambut Kunjungan SMKN 1 Kotabaru

Advertorial

Tanah Bumbu Luncurkan Program Sekolah Berbahasa Inggris Kerjasama Briton English Education

Advertorial

Gelar FGD, Pemko Banjarmasin Serius Bahas Rancangan Perda Ketertiban Umum
Dinas Kesehatan Kotabaru melakukan fogging di Desa Sebelimbingan sebagai tindak lanjut peningkatan kasus Deman Berdarah. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Dinkes Kotabaru Cegah DBD Melalui Fogging di Desa Sebelimbingan

Advertorial

Dinas PUPR Kotabaru Ekspose Laporan Akhir Konsultasi Publik Rencana Detail Tata Ruang Wilayah di Kotabaru