Home / Advertorial / Pemkab Balangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Transfer Pusat Dipangkas, APBD Balangan Ikut Direvisi

PARINGIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Balangan mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 sebagai respons atas berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Senin (3/8).

Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mengatakan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kondisi fiskal daerah setelah adanya kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi alokasi dana transfer.

Menurutnya, pemotongan dana desa yang sebelumnya dialokasikan untuk daerah mencapai lebih dari Rp50 miliar karena dialihkan untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Secara keseluruhan tidak banyak berubah, namun ada pengurangan anggaran karena pemotongan dana desa dari pemerintah pusat lebih dari Rp50 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pendirian Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Baca Juga :Pemkab Balangan Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 ke DPRD

Fakhriyanto menjelaskan, pengurangan transfer tersebut berdampak pada berkurangnya anggaran Kabupaten Balangan sekitar Rp54 miliar. Sementara itu, peningkatan pendapatan dalam perubahan APBD 2026 hanya diproyeksikan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mengevaluasi kembali berbagai program dan kegiatan agar selaras dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami memilah kembali program yang menjadi prioritas, mana yang dapat ditunda, bahkan dibatalkan, dengan tetap memperhatikan perkembangan dan mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan,” katanya.

Meski anggaran mengalami penyesuaian, Pemkab Balangan memastikan arah pembangunan tetap berpedoman pada enam prioritas pembangunan daerah tahun 2026, meliputi pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata dan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kehidupan sosial, budaya, serta keagamaan, hingga peningkatan kualitas birokrasi yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemerintah daerah berharap, perubahan APBD 2026 tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.(adv/wan)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PLN Indonesia Power UBP Barito Wujudkan Desa Tangguh Bencana di Kelurahan Kuin Cerucuk Bersama BPBD Kota Banjarmasin

Advertorial

Optimalkan Perencanaan Pembangunan Daerah, Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Renstra

Advertorial

Jambore PKK 2025: Silaturahmi dan Kapasitas Kader Diperkuat, PKK Tanah Bumbu Siap Wujudkan Misi Pemerintah Daerah

Advertorial

Ajang PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

Advertorial

Sambut HLN ke-78, PLN Bedah Rumah Dhuafa di Banjarbaru

Advertorial

Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jalan Pesantren

Advertorial

DPRD Balangan Usulkan TPP ASN Dipotong Jika Kinerja Tidak Maksimal

Advertorial

Posyandu Bertransformasi, Tanah Bumbu Wujudkan Layanan Terpadu untuk Masyarakat