Home / Berita Terkini / News / Pendidikan

Jumat, 1 November 2024 - 09:30 WIB

Mahasiswa KKN UIN Antasari Sosialisasikan Bahaya Pernikahan Dini

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, menggelar sosialisasi dengan tema

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, menggelar sosialisasi dengan tema "Bahaya Pernikahan Dini". (Foto : Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, menggelar sosialisasi dengan tema “Bahaya Pernikahan Dini” di SMAN 1 Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (23/10).

Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas XII sebagai upaya edukasi terkait risiko pernikahan dini serta pentingnya melanjutkan pendidikan.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN UIN Antasari di Desa Jejangkit Pasar. Selain membahas pernikahan dini, mahasiswa juga memperkenalkan UIN Antasari Banjarmasin dan berbagai program unggulan yang ditawarkan, dengan harapan dapat memotivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Reni Herawati, mahasiswa KKN menyampaikan dampak negatif pernikahan dini terhadap pendidikan dan karier.

“Pernikahan dini sering kali menghentikan proses pendidikan dan memberikan beban tanggung jawab besar kepada pasangan muda yang belum siap secara mental maupun finansial. Hal ini dapat berdampak buruk pada masa depan mereka,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Kotabaru dan ULM Banjarmasin MoU Bidang Pendidikan

Para siswa kelas XII yang menjadi peserta sosialisasi menyambut baik kegiatan ini. Salah satu siswa mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai bahaya pernikahan dini.

“Sebelumnya, saya tidak menyadari dampaknya. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi paham bahwa menunda pernikahan dan fokus pada pendidikan adalah pilihan yang lebih baik untuk masa depan,” katanya. ujar siswa kelas XII, M. Nazwa.

Senada dengan itu, Aulia Rahmah seorang siswa lainnya menyatakan bahwa sosialisasi ini membuka pikirannya tentang persiapan matang sebelum menikah.

“Saya sekarang lebih memahami bahwa masih banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum menikah, terutama dalam hal pendidikan. Sosialisasi ini sangat membuka wawasan saya,” tuturnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Jejangkit melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sriwuritani Rahayu mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UIN Antasari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan kepada siswa mengenai bahaya pernikahan dini dan pentingnya melanjutkan pendidikan. Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masa depan para siswa,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui sosialisasi ini, kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan dan risiko pernikahan dini dapat meningkat, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang lebih bijak untuk masa depan mereka.

Penulis : Muhammad Nur Alif Agza
Editor : Amran

Share :

Baca Juga

News

Sahbirin Noor Dianugerahi Penghargaan Pemimpin Peduli Seni dan Budaya

Advertorial

Gubernur Bersama Ketua PWI Pusat Pastikan Kesiapan Kalsel Tuan Rumah HPN 2025

Berita Terkini

Telkom Hadirkan Solusi Komunikasi Terpadu untuk Kabupaten Tanah Laut

News

Wapres Harap Perdebatan Pemilu 2024 Tak Merusak Keutuhan Bangsa

Nasional

Anggota Komisi VIII DPR RI Sandi Fitrian Noor Buka Seminar NGOPI: Dorong Gerakan Madrasah Peduli Lingkungan

News

Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia Gagal Selundupkan Sabu Seberat 50 Kg

Barito Putera

Menang Melawan Bali United, Hasnuryadi Sulaiman: Berkat Doa dan Dukungan Masyarakat Banua

Advertorial

Anggota DPRD Kabupaten Balangan Periode 2024-2029 Resmi Dilantik