Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Jumat, 13 Desember 2024 - 16:28 WIB

Efektivitas Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Tanbu Bentuk PPATBM

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu menggelar kegiatan Pembentukan Perlindungan Perempuan dan Anak terpadu berbasis Masyarakat (PPATBM) Desa dan Kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu, di Gedung TP PKK Kapet, Rabu (11/12/2024).

Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh UPTD PPA Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Tanah Bumbu.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat se- Kabupaten Tanah Bumbu, para Lurah dan Kepala Desa serta Forkopimda dan tamu undangan.

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu dalam kesempatan tersebut di wakili oleh Kepala DP3AP2KB Erli Yuli Susanti melalui Sekretaris DP3AP2KB. Dalam kesempatan tersebut Kartini membuka secara resmi.

“Melalui momentum ini, semoga menjadi upaya kita untuk terus bekerja dan berdoa demi mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga : Bimtek Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PUG, DP3AP2KB Tanbu Wujudkan Indonesia Emas

Sebagaimana di ketahui bersama, perempuan dan anak sering kali menjadi kelompok rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

Berbagai permasalahan seperti kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, pekerja anak, dan pernikahan dini. Menjadi isu yang memprihatinkan di berbagai wilayah, hal ini bukan merupakan tanggung jawab Pemerintah saja melainkan tanggung jawab semua pihak.

Oleh karenanya, PPATBM hadir sebagai inisiatif bertujuan untuk membangun sistem perlindungan perempuan dan anak dengan memberdayakan masyarakat sebagai ujung tombaknya.

“Konsep ini bertumpu pada semangat gotong royong, masyarakat menjadi pelaku utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan bebas dari kekerasan.

Pembentukan PPATBM di desa dan kelurahan merupakan langkah yang strategis untuk menguatkan peran komunitas lokal dalam melindungi perempuan dan anak.

PPATBM di harapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Memberikan ruang kepada korban untuk mendapat pendampingan dan perlindungan yang tepat, serta mencegah terjadinya kekerasan sejak dini. Terkhusus melalui edukasi dan sosialisasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dengan ini, Bupati mengajak seluruh pihak, baik Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, organisasi perempuan hingga generasi muda, untuk bersinergi mendukung pembentukandan keberlanjutan PPATBM.

“Jangan biarkan perempuan dan anak kita, menjadi korban karena lemahnya perhatian kita, jadikan desa dan kelurahan. Sebagai garda terdepan dalam menciptakan perubahan positif bagi kesejahteraan bersama,” pesan Bupati.

Materi di sampaikan oleh narasumber yaitu Kepala DP3AP2KB Erli Yuli Susanti melalui Sekretaris DP3AP2KB, Kartini, Polres Unit PPA dan Seorang Psikolog Klinis dari rumah sakit setempat.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Hari Malaria Sedunia

Advertorial

Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP2B Kalbar Salurkan Bantuan Sembako di Hari Jadi Kota Pontianak ke-254

Advertorial

Pemuda di Kotabaru Diajak Tuangkan Pemikiran dan Tantangan Global

Advertorial

Bupati dan Wakil Bupati Balangan Sampaikan Program Kerja di Paripurna DPRD

Advertorial

PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional Kelistrikan di Kalimantan Timur

Advertorial

Semarak Opening Ceremony Hayau Barait 7 Dihadiri Rider Internasional

Advertorial

Berbagai Jenis Tanaman Hiasi Arboretum At-Ta’if

Advertorial

Diskominfo Kotabaru Ikut Workshop P3SPS, KPID Kalsel Dorong Siaran Berkualitas