BANJARMASIN, wasaka.id – Musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Kalsel masih menunggu anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang dikeluarkan DPP Partai Golkar dan dijadwalkan Musda akan digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kendati sejumlah nama sudah mengemuka, seperti anggota DPR RI Bambang Heri Purnama, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Rikwanto dan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.
Rikwanto menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda masih dalam tahap perencanaan, mengingat perlu adanya kesiapan dari DPP terkait anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.
“Musda itu nanti mungkin dilaksanakan serentak se-Indonesia. Namun, kita masih menunggu instruksi dari pusat,” ujarnya usai acara temu kader dan silaturahmi keluarga besar Partai Golkar yang dirangkai dengan peringatan malam Nuzulul Quran serta buka puasa bersama di Kantor Golkar Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Rabu (19/3).
Baca Juga : Temu Kader Partai Golkar Dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman
Saat ini ditambahkan mantan Kapolda Kalsel ini, DPD Golkar Kalsel belum membuka pendaftaran bakal calon ketua. Namun, Rikwanto menegaskan bahwa partai terbuka bagi siapa saja yang ingin maju, asalkan merupakan kader Golkar.
“Belum kita buka, tapi kita membuka diri. Siapa pun yang ingin mengajukan diri sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel, dipersilakan selama dia merupakan kader partai,” tuturnya.
Kemungkinan dirinya maju sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel di Musda nanti, Rikwanto yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPR RI masih enggan memberikan kepastian.
“Jika warga dan kader Golkar menghendaki, apa salahnya? Kalau mendapat dukungan, ya siap saja,” ungkapnya.
Sementara itu, kader Golkar yang juga Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Suliaman disebut juga akan dicalonkan sebagai ketua DPD Golkar Kalsel.
Namun, ia belum memastikan apakah dirinya akan maju dalam bursa pemilihan Ketua DPD Golkar Kalsel. Apalagi saat ini ia mengaku masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur Kalsel.
“Sementara ini, saya fokus dan berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur,” katanya.
Namun, ia menegaskan bahwa dirinya selalu siap mengemban amanah jika memang diinginkan oleh masyarakat, sebagaimana ajaran dari mendiang orang tuanya, H. Abdussamad Sulaiman dan Hj. Nurhayati.
“Apapun amanah yang diberikan, saya diajarkan oleh almarhum Abah dan almarhumah Mama saya tercinta untuk selalu siap. Saya tidak meminta amanah tersebut, tapi jika mendapat kepercayaan, ya Bismillah,” ujarnya.
Baik Rikwanto maupun Hasnuryadi Sulaiman sama-sama belum memberikan keputusan pasti terkait pencalonan.
Dengan masih belum dibukanya pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Kalsel, arah politik partai berlambang beringin ini di Kalimantan Selatan masih dinamis.
Disamping itu, Sekretaris DPD Golkar Kalsel, H. Supian HK menyebut keduanya memiliki peluang dan Hasnuryadi memiliki tiket untuk maju dalam bursa Ketua DPD Golkar Kalsel.
“Sebagai Wakil Gubernur, tentu kami berharap ini bisa berkelanjutan. Selain itu, juga sesuai dengan amanah yang diberikan oleh almarhum H. Abdussamad Sulaiman,” pungkasnya.(zai)














