Home / Advertorial / Kesehatan / Pemkab Barito Kuala

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:27 WIB

Pemkab Barito Kuala Resmi Luncurkan Program Semangat Baja Menuju Kabupaten Sehat

Bupati Kabupaten Barito Kuala, H Bahrul Ilmi membuka acara Kick Off Pembentukan Desa “Semangat Baja” menuju kabupaten sehat. (Foto : Istimewa)

Bupati Kabupaten Barito Kuala, H Bahrul Ilmi membuka acara Kick Off Pembentukan Desa “Semangat Baja” menuju kabupaten sehat. (Foto : Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar acara Kick Off Pembentukan Desa “Semangat Baja” (Semua Masyarakat Sehat, Bangun Jamban) Menuju Kabupaten Barito Kuala Sehat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, yang sekaligus memberikan arahan di Aula Selidah, Kamis (10/07).

Dalam sambutannya, Bupati menyoroti pentingnya percepatan pembangunan sanitasi lingkungan, mengingat tantangan di Indonesia masih cukup besar, yakni 90% penduduk harus memiliki akses terhadap sanitasi layak dan 15% di antaranya harus menggunakan sanitasi aman. Untuk itu, diperlukan pendekatan komprehensif melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam rangka meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2014 tentang Strategi Nasional STBM,” jelas Bahrul.

Baca Juga : Pemkab Batola Gelar Kolaborasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Sebagai wujud implementasi regulasi tersebut, lanjutnya, Kabupaten Barito Kuala meluncurkan Program Unggulan SEMANGAT BAJA yang merupakan akronim dari “Semua Masyarakat Sehat, Bangun Jamban”.

Program ini menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, serta dunia usaha dan sektor swasta (CSR).

Salah satu kegiatan konkret dari program ini adalah pelatihan tukang di desa-desa untuk membangun jamban, baik jenis jamban keluarga maupun jamban tripicon.

Bupati juga menyoroti urgensi program ini, mengingat capaian sanitasi layak di Barito Kuala baru mencapai 71,05%, dan baru 21% desa yang berstatus Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

“Diharapkan, Program Semangat Baja ini mampu meningkatkan cakupan sanitasi, memperluas cakupan desa SBS, menurunkan prevalensi stunting, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Barito Kuala Sehat.

Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi tinggi atas program ini, serta berharap pelaksanaannya bisa mempercepat peningkatan akses sanitasi masyarakat,” ujar Bahrul.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan plakat dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kepada PT Adaro Indonesia, atas dukungan dan partisipasinya dalam peningkatan akses sanitasi melalui inovasi Semangat Baja di wilayah Barito Kuala.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, para Pimpinan SKPD, perwakilan PT Adaro Indonesia, seluruh camat se-Barito Kuala, Kepala Puskesmas, serta Ketua Asosiasi Kepala Desa Kecamatan se-Kabupaten Barito Kuala.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tanah Bumbu Sambut Habib Hasan: Maulid Nabi Jadi Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Balangan Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Advertorial

PLN Perkuat Keandalan Listrik Melalui Agenda Inspeksi Infrastruktur Kelistrikan, Pastikan Keamanan Kelistrikan Jelang Perayaan Cap Go Meh 2025

Advertorial

Wakil Rakyat Balangan Ajak Insan Pers Kawal Pembangun di Bumi Sanggam

Advertorial

Terima Aspirasi Warga, DPRD Langsung Meninjau Jalan Rusak di Desa Tangalin

Advertorial

Hadiri Acara Musra, Kader Golkar Kalsel Lantang Suarakan Keberhasilan Airlangga Hartarto Pulihkan Ekonomi

Advertorial

Desa Sampanahan Jadi Lokus PK2D, Ketua TP-PKK Kotabaru Pimpin Rakor Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah 2025

Advertorial

Gathering Bank Kalsel Bersama Pemkab Kotabaru: Keindahan Wisata Harus Dipromsikan Hingga Manca Negara