Home / Nasional / News

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:28 WIB

Jelang Demo di DPR, Jalan Gatot Subroto ‘Memerah’

Jelang demo di Gedung DPR/MPR ruas Jalan Gatot Subroto mulai ditutup sejak pukul 10.32 Wib. (Foto : Istimewa)

Jelang demo di Gedung DPR/MPR ruas Jalan Gatot Subroto mulai ditutup sejak pukul 10.32 Wib. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Jelang demo di Gedung DPR/MPR ruas Jalan Gatot Subroto mulai ditutup sejak pukul 10.32 Wib, Senin (28/8). Penutupan dilakukan seiring seruan demo 25 Agustus hari ini.

Penutupan jalan sudah dilakukan di persimpangan menuju Jalan Gerbang Pemuda. Sementara ruas tol dalam kota yang mengarah ke Slipi terpantau masih normal dengan lalu lintas ramai lancar.

Dilihat dari aplikasi Google Maps, dampak penutupan itu membuat lalu lintas di Jalan Gatot Subroto ke arah Senayan sudah merah alias macet parah. Warga di Jakarta disarankan tidak melintasi jalur tersebut agar tak terjebak kemacetan.

Sampai berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa belum dimulai. Pendemo masih terus berdatangan. Namun demikian kepolisian sudah berjaga ketat di lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, 1.250 personel gabungan Polri, TNI, dan Pemda DKI akan mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Susatyo menekankan pengamanan dilakukan humanis, tanpa senjata api.

Baca Juga : Daftar Kontroversi DPR di Tengah Tunjangan Jumbo Ratusan Juta Rupiah

Rencana aksi demonstrasi besar-besaran pada Senin, 25 Agustus 2025 menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Seruan ini menyebar luas melalui platform X (sebelumnya Twitter) dan pesan berantai WhatsApp, dengan akun-akun berpengikut ribuan turut menyebarkan ajakan tersebut.

Lokasi utama yang disebut-sebut menjadi titik kumpul massa adalah Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta. Selain itu, sempat muncul pula rencana aksi di Alun-Alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebagai kelanjutan dari “demo Pati jilid 2”, meski rencana ini kini terancam batal.

Ramai tersebar pula, tuntutan utama pada pendemo adalah pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Beberapa seruan bahkan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengeluarkan dekrit guna membubarkan lembaga legislatif tersebut.

Tidak hanya itu, ada pula tuntutan agar mengusut dugaan korupsi yang melibatkan keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Serta mendesak pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.(mey)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

Berita Terkini

Pelatih Baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert Tiba di Jakarta

News

Gelar Doa dan Salawat, Warga Karawang Harap Ganjar Sukses Maju di Pilpres 2024

Advertorial

Optimalkan Perencanaan Pembangunan Daerah, Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Renstra

Banjarmasin

10 Jam Dicari, Warga Batola Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Martapura

Berita Terkini

Harvey Moeis Dihukum 6,5 Tahun, Mahfud MD: Menyentak Rasa Keadilan

Advertorial

Jaga Keandalan Listrik Selama KTT G20, PLN Resmi Operasikan PLTG Relokasi dari Grati ke Bali

Berita Terkini

Berada di Posisi Paling Buncit, Asa Timnas Indonesia Belum Padam