Home / Advertorial / Banjarmasin / Bisnis

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:39 WIB

Komite Ekonomi Kreatif Banjarmasin Rumuskan Arah Pengembangan Ekraf Tahun Mendatang

Wakil Walikota Banjarmasin, Hj Ananda. (Foto: istimewa)

Wakil Walikota Banjarmasin, Hj Ananda. (Foto: istimewa)

BANJARMASIN, wasaka.id – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, secara resmi membuka kegiatan Silaturahmi sekaligus Rapat Akhir Tahun Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarmasin yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, sejumlah Kepala SKPD terkait, serta jajaran pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Banjarmasin periode 2025–2029.

Dalam arahannya, Ananda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Komite Ekraf yang telah berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin.

Ia menegaskan bahwa rapat akhir tahun ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi momentum penting untuk melihat capaian, memahami tantangan, serta menentukan arah pengembangan ekonomi kreatif ke depan.

“Ekonomi kreatif adalah salah satu kekuatan baru kota kita. Dengan 17 subsektor yang beragam, mulai dari kuliner, kriya, musik, fesyen, aplikasi dan game, film, fotografi, seni pertunjukan hingga desain, kita memiliki ruang besar untuk terus tumbuh dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga : Edukasi Berkelanjutan Kunci Atasi Lonjakan Sampah di Banjarmasin

Selaku Dewan Pengarah Komite Ekraf, Wawali turut menyampaikan beberapa arahan strategis yang menjadi pedoman dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin:

1. Pengembangan Ekraf yang Berkelanjutan dan Terintegrasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar subsektor agar kreativitas dan nilai ekonomi dapat saling menguatkan.

2. Penguatan Ekosistem Ekraf. Pengembangan talenta, literasi digital, akses permodalan, ruang publik kreatif, dan dukungan regulasi harus berjalan searah guna memberikan ruang bagi pelaku kreatif untuk menunjukkan karya serta mengembangkan usaha.

3. Fokus pada Dampak Nyata. Setiap program Ekraf harus memiliki indikator yang jelas, terutama terkait kontribusi terhadap lapangan kerja, pemberdayaan komunitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga : Wakil Walikota Banjarmasin Hadiri Rakor Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025

4. Kedekatan dengan Komunitas. Ekonomi kreatif tumbuh dari ide dan jejaring komunitas. Karena itu, komite diminta untuk selalu dekat dengan para pelaku, mendengar masukan mereka, serta memastikan hadirnya fasilitasi dari pemerintah.

5. Memperkuat Publikasi dan Positioning Kota. Banjarmasin diharapkan mampu tampil sebagai kota kreatif yang dinamis, memberi ruang berekspresi bagi generasi muda, dan menjadikan karya kreatif sebagai bagian dari identitas kota.

Maka dari itu, Ananda berharap rapat akhir tahun ini melahirkan keputusan dan langkah strategis yang berdampak langsung bagi kemajuan sektor ekonomi kreatif.

“Semoga capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan, dan kekurangan yang ada dapat diperbaiki secara terbuka dan konstruktif. Selamat melaksanakan rapat akhir tahun. Semoga menghasilkan langkah terbaik untuk kemajuan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” tutupnya.(mey)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Produk UMKM Tanah Bumbu Tampil di MTQN XXXVIII Kalsel

Advertorial

Gelar RDP Kekosongan Kepala Desa Begini Tanggapan DPRD Balangan 

Advertorial

BATFEST 2025 Resmi Dibuka, Bupati Andi Rudi Latif: Momentum Emas Gerakan Ekonomi Lokal

Advertorial

Light Up The Dream, PLN Wujudkan Mimpi Listrik Gratis Bagi 14 Warga di Desa Kertak Baru

Advertorial

Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Tegalrejo, Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

Advertorial

Sekretaris DPRD Balangan Dukung Penuh Terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana

Advertorial

Menyalakan Harapan di Pelosok Lamaru, Srikandi PLN Rayakan Hari Kartini Bersama Guru Honorer

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Serahkan Penghargaan AKIP 2024 Kepada SKPD Berprestasi