Home / Advertorial / Balangan / DPRD Balangan

Senin, 29 Desember 2025 - 13:56 WIB

2.590 Rumah Terdampak Banjir Bandang dan Luapan Sungai di Balangan

PARINGIN, wasaka.id – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi memberikan dampak signifikan terhadap sembilan desa di wilayah tersebut.

Selain Tebing Tinggi, banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Halong, yang berdampak pada satu desa, yakni Desa Binuang Santang.

Sementara itu, banjir akibat luapan air sungai turut melanda Kecamatan Awayan, Paringin Selatan, dan Juai, namun saat ini kondisi air di wilayah tersebut dilaporkan sudah berangsur surut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H Rahmi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 2.590 rumah yang terdampak banjir di Kabupaten Balangan.

“Total rumah yang terdampak mencapai 2.590 rumah, dengan jumlah 4.144 kepala keluarga dan 11.024 jiwa,” ujarnya, Senin (29/12).

Baca Juga : Balangan Bersholawat dan Bermunajat, Sekwan: Ikhtiar Bersama Mengetuk Langit

Melihat hal tersebut, Rahmi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Balangan telah menetapkan status tanggap darurat bencana yang berlaku hingga 3 Januari 2026.

“Dengan penetapan status tanggap darurat ini, pemerintah daerah berharap penanganan pascabanjir dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan terkoordinasi,” katanya.

Dalam penanganan di lapangan, BPBD Balangan telah mengaktifkan posko lapangan di Kecamatan Awayan dan Kecamatan Tebing Tinggi, serta menyiapkan enam posko penunjang di enam desa di Kecamatan Tebing Tinggi.

“Dapur umum juga sudah kita aktifkan di dua kecamatan dan enam desa tersebut, dengan dukungan TNI, Polri, instansi terkait, relawan, serta perusahaan dan organisasi,” ujar Rahmi.

Baca Juga : Dua Inovasi Unggulan DPMPTSP Balangan Raih Top 5 Bailang 2025 pada Marasa Bailang Fest

Ia menambahkan, kondisi pascabanjir saat ini mulai terkendali. Selain penyaluran bantuan logistik, BPBD bersama tim gabungan akan memfokuskan kegiatan pembersihan rumah warga dalam beberapa hari ke depan, khususnya di wilayah terdampak banjir bandang.

“Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Rahmi memastikan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat bencana banjir tersebut. Dampak yang ditimbulkan berupa kerugian material dan kerusakan rumah warga.(jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Semangat Hari Pahlawan, PLN Teguhkan Komitmen Menjaga Terang Negeri melalui Program Care for Asset

Advertorial

Bupati Barito Kuala Resmikan Gedung Baru Rawat Jalan IGD, dan Dialisis RSUD H Abdul Aziz Marabahan

Advertorial

Pemkab Tanbu Gelar Orientasi PPPK 2025, Bekali ASN Nilai Dasar dan Integritas

Advertorial

Pemkab Balangan Sampaikan 12 Raperda dalam Propemperda 2026

Advertorial

Expo Saijaan 2026 Ramaikan Penutupan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76

Advertorial

Bukan Sekadar Bertanding, Pemkab Tanbu Bangun Karakter Generasi Muda Lewat POPDA Kalsel 2026

Advertorial

Komisi III DPRD Balangan Mantapkan Peran dalam Pengawasan Pembangunan Strategis

Advertorial

Wakil Bupati Kotabaru Ucapkan Terimakasih ke Presiden Jokowi Usai Menghadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda