Home / Advertorial / Kotabaru / Pendidikan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:28 WIB

Urai Masalah Aset hingga Beasiswa, Tiga Perguruan Tinggi Puji Kepemimpinan Bupati Kotabaru Layak Terima Antasari Award 2026

KOTABARU, wasaka.id – Langkah Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, dalam mengurai benang kusut birokrasi pendidikan tinggi di wilayahnya berbuah apresiasi.

Penghargaan bergengsi Antasari Award 2026 resmi disematkan kepadanya, memicu gelombang dukungan dari kalangan akademisi yang menilai penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas terobosan kebijakan yang konkret.

Forum Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kabupaten Kotabaru menyebut apresiasi ini bukan sekadar seremoni. Di bawah kepemimpinan Rusli, sejumlah masalah menahun mulai dari sengketa hibah aset hingga akses finansial mahasiswa akhirnya menemukan jalan keluar.

Salah satu pencapaian yang paling disorot adalah keberanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru dalam menuntaskan urusan hibah aset. H. Zulkifli, Pembina Yayasan STKIP Paris Barantai, mengungkapkan bahwa pihaknya telah terjebak dalam pusaran administrasi selama hampir 15 tahun.

“Kami sudah mengurus hibah aset ini bolak-balik selama belasan tahun. Baru di masa pemerintahan beliau, aset tersebut dilepaskan dan dihibahkan secara resmi kepada kami,” ujar Zulkifli.

Baca Juga : BAZNAS Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi Penetapan Nilai Uang Zakat Fitrah 2026 Di Kabupaten Kotabaru

Kepastian hukum atas lahan dan bangunan ini menjadi fondasi krusial bagi PTS untuk melakukan pengembangan infrastruktur pendidikan secara mandiri.

Selain urusan aset, terobosan Rusli yang paling dirasakan dampaknya adalah skema bantuan beasiswa. Mengingat kewenangan pendidikan tinggi berada di tangan pemerintah pusat, Pemkab Kotabaru melakukan “solusi cerdas” dengan menyalurkan bantuan melalui pos bantuan sosial pendidikan.

Ketua STID Darul Ulum, Dr. Muhammad Zaim, mencatat lompatan signifikan pada alokasi anggaran:

Tahun 2025: Alokasi Rp500 juta per perguruan tinggi.

Tahun 2026: Diproyeksikan naik tajam menjadi Rp2 miliar per perguruan tinggi.

“Prinsipnya, pemerintah daerah bukan membantu institusinya, melainkan membantu masyarakat agar bisa kuliah. Ini adalah investasi SDM yang nyata,” tegas perwakilan Politeknik Kotabaru, Mohamad Erfan.

Bagi Forum PTS, visi “Kotabaru Hebat” mustahil tercapai tanpa ketersediaan sarjana yang kompetitif. Dukungan finansial dan kemudahan administratif yang diberikan Pemkab saat ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mencetak tenaga kerja lokal yang mumpuni di Bumi Saijaan.

Dengan diraihnya Antasari Award 2026, H. Muhammad Rusli dianggap telah meletakkan standar baru bagi kepala daerah di Kalimantan Selatan dalam hal keberpihakan pada pendidikan tinggi di daerah.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Paparkan 7 Prioritas Pembangunan 2027 di HUT Ke-23 Tanah Bumbu

Advertorial

Ramah Tamah HUT KORPRI Ke-53, Sekda Tanah Bumbu Tekankan Soliditas Organisasi

Advertorial

Malam Takbiran di Kotabaru, DLH Turunkan Petugas Pantau Kebersihan

Advertorial

Pemko Banjarmasin Atur Strategi Tanggulangi Kemiskinan

Advertorial

Anggota DPRD Balangan Saiful Arif Minta SKPD Efisien Gunakan Anggaran Tanpa Korbankan Layanan Publik

Advertorial

Inisiatif Wakil Bupati Andi Rudi Latif, Imam dan Marbot Masjid Kotabaru Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Advertorial

Diskominfo SP Tanbu Gelar Monev PPID dan SP4N-LAPOR! untuk Tingkatkan Layanan Informasi dan Pengaduan Publik

Advertorial

Kenang Perjuangan Pemuda Balangan, Hj Linda: Refleksikan Saat Membangun Bangsa