Home / Advertorial / Bisnis / Kotabaru

Rabu, 15 April 2026 - 10:18 WIB

Komisi II dan III DPRD Kotabaru Sidak Kelangkaan Susu UHT Putih di sejumlah Minimarket

Komisi II dan III DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih. (Foto: Istimewa)

Komisi II dan III DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih. (Foto: Istimewa)

KOTABARU, wasaka.id – Komisi II dan III DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih di sejumlah minimarket dan indomaret, Senin (13/4/2026).

Sidak dipimpin anggota Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi dan H. Abdul Kadir, sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh produk susu UHT putih dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung ketersediaan stok di sejumlah minimarket, di antaranya Grand Surya, Wijaya Mart, Winmart, serta Indomaret. Selain itu, mereka juga berdialog dengan para pedagang untuk menggali penyebab kelangkaan.

Berdasarkan hasil sementara, ditemukan adanya keterbatasan pasokan dari distributor yang berdampak pada menipisnya stok di tingkat pedagang.

Abu Suwandi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan distribusi kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Kelangkaan ini harus segera diatasi agar tidak merugikan masyarakat. Kami akan mendorong adanya langkah cepat dari pihak distributor maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Kotabaru Bahas 3 Raperda Inisiatif, Fokus pada Penanggulangan Bencana dan Pengelolaan Sampah

Sementara itu, H. Abdul Kadir menegaskan pentingnya pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk produk susu, agar tidak terjadi penimbunan maupun spekulasi harga di pasaran.

Ia juga mengusulkan pendataan terhadap pelaku UMKM di Kotabaru agar distribusi barang yang terbatas dapat dilakukan secara merata, khususnya bagi pelaku usaha seperti kafe yang sangat bergantung pada pasokan susu.

Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Kotabaru, Ir. Ary Mardani, SH, ST, MT, menyatakan pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan distributor guna menjaga kestabilan pasokan dan harga.

“Kami akan menyurati seluruh distributor agar dapat segera memenuhi kebutuhan susu UHT di Kotabaru,” katanya.

Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap tenang, sembari menunggu distribusi kembali normal dalam waktu dekat.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Batola Gelar Kolaborasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Advertorial

Raperda Pelestarian Kebudayaan Disahkan, Begini Pesan Bupati Balangan

Advertorial

Lima Pasien Ikuti Operasi Katarak Lanjutan di RSUD H Abdul Aziz Marabahan

Advertorial

Penguatan Program SDSM Kecamatan Simpang Empat, Bupati Zairullah: SDSM Adalah Sebuah Misi
Penandatangan kerjasama antara Pemkab Kotabaru dan Pemkab Tanah Bumbu dalam bidang kesehatan. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Ke Empat Kalinya, Pemkab Kotabaru Jalin Kerjasama di Bidang Kesehatan

Advertorial

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan 2 Tidak Naik, PLN Pastikan Kelistrikan Andal

Advertorial

Bupati dan Wabup Tanah Bumbu Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Mattone

Advertorial

Wali Kota Yamin Himpun Apoteker Pastikan Akurasi Timbangan Sesuai Standar Kemetrologian