PARINGIN, wasaka.id – UPTD Puskesmas Paringin terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui peluncuran inovasi SIM-GIGI (Sistem Informasi Monitoring dan Konsultasi Kesehatan Gigi) yang memudahkan masyarakat untuk mendaftar layanan kesehatan gigi langsung dari rumah.
Inovasi ini digagas oleh tenaga kesehatan gigi, Novilia Windari, A.Md.Kg, sebagai solusi atas permasalahan antrean panjang dan lamanya proses pendaftaran di Puskesmas.
Melalui SIM-GIGI, masyarakat cukup mengakses layanan melalui WhatsApp, kemudian mengisi data diri dan keluhan kesehatan gigi melalui link yang telah disediakan. Data tersebut akan langsung tersimpan dalam sistem dan dapat diakses oleh petugas sebelum pasien datang ke Puskesmas.
“Dengan SIM-GIGI, pasien tidak perlu lagi mengisi data berulang di loket. Data sudah tersedia sebelumnya, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujar Novilia.
Baca Juga : Lapas Amuntai Rencanakan Pendirian Bapas di Balangan, Ketua DPRD Berikan Dukungan
Ia menjelaskan, inovasi ini tidak menggantikan sistem yang sudah ada seperti ePuskesmas, melainkan sebagai sistem pendukung yang membantu mempercepat proses pelayanan.
“Petugas hanya perlu melakukan verifikasi dan menyalin data ke sistem ePuskesmas, sehingga waktu pelayanan dapat dipangkas secara signifikan,” tambahnya.
Dukungan Kepala Puskesmas
UPTD Puskesmas Paringin, dr. Hj. Aulia Asmi Setiawaty, menyampaikan bahwa inovasi SIM-GIGI merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
“SIM-GIGI adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi ini tidak hanya mempermudah pasien, tetapi juga membantu tenaga kesehatan dalam bekerja lebih efisien,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan berbasis digital di tingkat Puskesmas.
“Kami terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan. SIM-GIGI menjadi salah satu solusi sederhana namun berdampak besar dalam mengurangi antrean dan mempercepat alur pelayanan di Puskesmas,” tambahnya.
Baca Juga : Raperda Pencegahan Kebakaran, Ini Harapan Legislator Balangan
Selain itu, SIM-GIGI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan mempercepat proses antrean pendaftaran.
Setelah melakukan pendaftaran dari rumah, pasien cukup datang ke Puskesmas dan menunjukkan bahwa telah mengisi formulir. Selanjutnya pasien akan langsung diarahkan ke nurse station untuk pemeriksaan awal, sebelum menunggu panggilan di poli gigi.
Bagi masyarakat yang tidak memiliki telepon genggam, lanjut usia, atau penyandang disabilitas, petugas tetap siap membantu proses pendaftaran secara langsung di Puskesmas.
Tidak hanya memberikan kemudahan pelayanan, SIM-GIGI juga memiliki manfaat strategis bagi pemerintah daerah. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk mengetahui sebaran kasus kesehatan gigi di masyarakat, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Dengan hadirnya SIM-GIGI, Puskesmas Paringin berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(jaw)
Akses Layanan
Masyarakat dapat menggunakan layanan SIM-GIGI melalui:
👉 (https://s.id/simgigi-paringin)
👉 WhatsApp: 0851-2422-1041















