Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:16 WIB

Sosialisasi Bela Negara dan Bhinneka Tunggal Ika, Generasi Muda Tanah Bumbu Dibekali Nilai Pancasila dan Nasionalisme di Era Digitalisasi

Sosialisasi Bela Negara, Karakter Bangsa, Bhinneka Tunggal Ika, dan Kewarganegaraan di Era Digitalisasi di MTs Nurul Wathan dan MA Nurul Wathan, Desa Sepakat. (Foto: Istimewa)

Sosialisasi Bela Negara, Karakter Bangsa, Bhinneka Tunggal Ika, dan Kewarganegaraan di Era Digitalisasi di MTs Nurul Wathan dan MA Nurul Wathan, Desa Sepakat. (Foto: Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi Bela Negara, Karakter Bangsa, Bhinneka Tunggal Ika, dan  Kewarganegaraan di Era Digitalisasi di MTs Nurul Wathan dan MA Nurul Wathan, Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe, Kamis (7/5).

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme dan memperkuat karakter generasi muda.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Bakesbangpol Nahrul Fajeri, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar siswa mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Proklamasi Kemerdekaan, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di era digital dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi menghadirkan narasumber Kabid Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol Tanah Bumbu Ida Romundang Lubis, dan Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial, Fatmadi Anas, S.Pt., M.A.

Kabid Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol Tanah Bumbu, Ida Romundang Lubis, mengatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terus dijaga persatuannya, termasuk di ruang digital.

Ia juga mengingatkan tantangan yang dihadapi masyarakat di era digital seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga polarisasi di media sosial.

Baca Juga : Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Kapasitas Aparatur Desa Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Untuk menangkal hoaks, pelajar diminta lebih cermat dalam menerima informasi dengan memastikan sumber berita berasal dari situs resmi, membaca informasi secara utuh, serta melakukan cross check.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika di ruang digital, seperti menghargai perbedaan pendapat, tidak menyebarkan hate speech, serta menggunakan bahasa yang sopan saat berkomentar di media sosial.

“Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita tetap bersatu walaupun berbeda. Sikap toleransi harus tetap dijaga, termasuk di dunia maya,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber juga menyampaikan solusi menghadapi tantangan era digital bagi remaja, yakni meningkatkan literasi digital, memanfaatkan internet untuk karya dan prestasi, serta menjadi pengguna media sosial yang bijak dan beretika.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekcam Mantewe, UPTD Dinas KB, Kemenag, Puskesmas Mantewe, Kepala Desa Sepakat beserta Ketua PKK dan anggota, Ketua Yayasan, para guru, serta siswa-siswi MTs/MA dengan penuh antusias. Acara berlangsung tertib dan interaktif.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Balangan Dengarkan Tanggapan Fraksi Terkait Raperda APBD Tahun 2024

Advertorial

Wujudkan Pelayanan Prima, Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Komunikasi dan Etika Layanan

Advertorial

PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

Advertorial

Pj. Bupati Batola Sampaikan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022 dan Perubahan Propemda Tahun 2023

Advertorial

Launching Akademi Karang Taruna, Bupati Tanah Bumbu Harap Pemuda Jadi Energi Besar untuk Kemajuan Daerah

Advertorial

Syamsudinor Dukung Penuh Program Pemkab Balangan: Bangun Desa, Tata Kota untuk Balangan Maju

Advertorial

Pemkab Kotabaru Gelar Nikah Massal di Sampanahan, 28 Pasang Ikuti Rangkaian Isbat dan Pencatatan Resmi

Advertorial

Tiga SMP Bersaing di Final LCC Keselamatan Lalu Lintas 5 Abad Banjarmasin