Home / Advertorial / PLN UIP3B KALIMANTAN

Senin, 8 Juni 2026 - 15:01 WIB

Amalkan Nilai Pancasila, PLN Berdayakan 21 Warga Desa Biih Lewat Olahan Dodol Durian

Salah satu Srikandi PLN turut mempraktikkan proses pembuatan dodol durian bersama peserta pelatihan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat Desa Biih.

Salah satu Srikandi PLN turut mempraktikkan proses pembuatan dodol durian bersama peserta pelatihan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat Desa Biih.

KANDANGAN, wasaka.id – Menyambut Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru memulai rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 di Desa Biih, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Program ini menjadi langkah awal penguatan Desa Biih sebagai Desa Inklusi pertama di Kalimantan.

Sebagai bagian dari program tersebut, PLN UPT Banjarbaru memfasilitasi 21 warga Desa Biih untuk mengikuti Pelatihan Tata Boga pembuatan dodol durian di Kandangan, Senin (11/5). Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan mengolah pangan, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi durian lokal menjadi produk bernilai tambah yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya kelompok perempuan rentan.

Salah satu peserta pelatihan, Atul, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas kesempatan belajar yang diberikan PLN. Menurutnya, pelatihan tersebut membuka wawasan baru dalam memanfaatkan hasil panen durian yang selama ini hanya dijual dalam bentuk buah segar.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Selama ini durian di desa hanya kami jual buahnya saja. Saat musim panen dan produksi melimpah, harganya sering turun. Dengan pelatihan membuat dodol ini, keterampilan kami bertambah dan sekarang kami mengetahui cara mengolah buah menjadi produk yang lebih tahan lama serta memiliki nilai jual lebih tinggi. Ini menjadi modal berharga bagi kami ibu-ibu di desa untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Atul.

Baca Juga : PLN UIP3B Kalimantan Raih TOP CSR Awards 2026 Lewat Program Pemberdayaan Berkelanjutan

Melalui pelatihan ini, warga didorong untuk mengolah hasil panen menjadi produk yang lebih tahan lama dan bernilai ekonomi. Selain mengurangi potensi kerugian saat musim panen, dodol durian juga berpeluang menjadi oleh-oleh khas Desa Biih yang dapat memperkuat identitas daerah. Program ini sekaligus membuktikan bahwa kelompok difabel dan perempuan rentan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi desa.

Manager PLN UPT Banjarbaru, Bayu Putra Andrianto, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan PLN merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Rangkaian bantuan ini kami laksanakan secara bertahap sepanjang Mei hingga Juni 2026. Selain pelatihan tata boga, kami juga membangun sarana ramah difabel dan menyelenggarakan pelatihan desa inklusi bagi tujuh desa di sekitar Desa Biih. Ini merupakan cara kami mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan memastikan seluruh warga memiliki akses, kesempatan, dan ruang yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” jelas Bayu.

Baca Juga : 1.805 Penerima Manfaat di Seluruh Kalimantan Rasakan Berkah Idul Adha dari PLN UIP3B Kalimantan

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa program TJSL PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.

“PLN berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui program pemberdayaan seperti ini, kami ingin membantu menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki desa. Semangat gotong royong, kesetaraan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila menjadi landasan bagi PLN dalam menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Riko.

Melalui program ini, PLN berharap Desa Biih tumbuh menjadi desa inklusi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, serta menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di Kalimantan.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota Komisi I DPRD Balangan, Rusdin Barhiwan Sosialisasi 2 Buhan Raperda

Advertorial

Airlangga Hartarto Ingatkan Kepala Daerah Soal Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Begini Tanggapan Bupati Tanbu

Advertorial

Terbantu Aparat, Pencari Kerja Asal NTT yang Terlantar di Tanah Bumbu Dapat Pendampingan Satpol PP dan Damkar

Advertorial

Balangan Expo 2025 Resmi Ditutup, Ketua DPRD Balangan Sampaikan Apresiasi

Advertorial

Sampaikan Pidato Perdana di DPRD, Bupati Andi Rudi Latif Selaraskan Program Tanbu Dan Astacita Presiden Prabowo

Advertorial

Wabup Kotabaru Membuka Muscab Perdana HMI Kotabaru-Tanah Bumbu

Advertorial

PWI–Kominfo Tanah Bumbu Sinergi Gelar Kemah Jurnalistik di Pantai Rindu Alam

Advertorial

BPBD Balangan Perkuat Siaga Karhutla Usai Apel Provinsi