Home / Advertorial / Berita Terkini / DPRD Balangan / News

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:24 WIB

Abdul Hadi Apresiasi DPRD dan TPAD Terkait Selesainya Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023

Bupati Balangan, Abdul Hadi saat menghadiri rapar paripurna di DPRD Kabupaten Balangan. (Foto : Istimewa)

Bupati Balangan, Abdul Hadi saat menghadiri rapar paripurna di DPRD Kabupaten Balangan. (Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Bupati Balangan, Abdul Hadi mengapresiasi kepada DPRD Balangan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Balangan atas tuntasnya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2023.

“Tahapan penuntasan raperda tersebut telah memakan waktu dan energi yang tidak sedikit di tengah kepadatan dan agenda para anggota dewan. Kami yakin apa yang telah kita capai dan sepakati hari ini telah memperhatikan saran dan masukan DPRD Balangan,” ujar Abdul Hadi saat menghadiri rapat paripurna DPRD Balangan, Sabtu (13/7).

Bupati memberikan tanggapan dari masukan DPRD Balangan terkait SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) prioritas di bidang pertanian dan UMKM serta BUMDes.

“Capaian realisasi APBD tahun 2023 kita dalam kondisi tinggi, terkait adanya SILPA yang menjadi catatan kami pada tahun 2023 ada perubahan sistem pengadaan barang dan jasa. Kita Kabupaten Balangan baru tahun kemarin baru mencob memulainya,” ujarnya.

Baca Juga : Fraksi-fraksi DPRD Balangan Berikan Pandangan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023

Abdul Hadi mengungkapkan, Pemkab Balangan terbiasa belanja hanya sekitar Rp 1,5 hingga Rp 1,6 triliun dan saat mendapat anggaran yang besar menjadi di luar kebiasaan.

“Oleh karena itu, terkait capaian di atas 80 persen menurut kami sudah sangat bagus dan yang perlu kita catat adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) birokrasi dan pihak ketiga dengan sistem yang ada,” jelasnya.

Adapun pada sektor UMKM, Pemkab Balangan pada tahun 2023 lalu membuat inovasi yang satu-satunya ada di Indonesia, yaitu Sanggam Babungas dan Sanggam Bakabun.

“Hanya kita di daerah yang memberikan bantuan penambahan modal ke UMKM tanpa biaya administrasi, tanpa biaya asuransi, bahkan materai diberikan oleh pemerintah daerah,” katanya.

Kemudian pada sektor pertanian, Bupati Balangan menyampaikan bahwa Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan dan Pemerintah Desa (Pemdes) membangun lebih dari 700 jalan usaha tani dan jalan produksi.

“Jadi sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Balangan sudah melebih dari apa yang dilakukan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan dalam rangka menyiapkan Kabupaten Balangan sebagai penyangga ibukota Nusantara, khususnya di bidang pertanian,” pungkasnya.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Bola & Sports

Omar Al Ali, Wasit China vs Indonesia yang Juga Sarat Kontroversi

Advertorial

Wakil Rakyat Balangan Ajak Insan Pers Kawal Pembangun di Bumi Sanggam

Advertorial

Sulaman Benang Asa: Mengukir Keindahan dalam Perayaan Hari Kartini

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu, Optimis Operasi Ketupat 2025 Jamin Kelancaran Arus Mudik Lebaran

Advertorial

Pemkab Kotabaru Apresiasi Dishub Sukses Gelar HubFest 2026

Advertorial

Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Advertorial

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Pemandangan Umum Fraksi terhadap RAPBD 2025

Advertorial

Ahsani Fauzan Apresiasi Program Pembangunan Daerah Dalam Musrenbang